SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip

16 Titik Rawan Mudik Lebaran di Lampung
Jumat, 27 Juli 2012 | 14:00

Salah satu titik rawan jalan di Lampung. [google] Salah satu titik rawan jalan di Lampung. [google]

[BANDAR LAMPUNG]   Polda Lampung mengidentifikasi ada 16 titik rawan kecelakaan lalu lintas di sepanjang Jalur Lintas Sumatra saat  mudik 2012, terutama di empat kabupaten yakni Lampung Selatan, Lampung Timur, Tulangbawang, dan Lampung Tengah, dengan berbagai kondisi jalan, dari tikungan tajam, tikungan letter S, hingga kondisi jalan rusak.

Berdasarkan data yang diperoleh SP di Mapolda Lampung, Jumat (27/7), masing-masing kabupaten terdapat empat titik kecelakaan, seperti di Lampung Selatan sebagai pintu masuk dan keluar Provinsi Lampung, daerah yang dianggap rawan di Jalur Lintas Tengah Sumatra (Jalintengsum) yakni di Km 16 - 17,  Km 24 - 25,  Km 52 - 53, dan 81 - 82. Diruas jalan itu, kondisinya menanjak curam, berliku, dan berlubang. 

"Beberapa ruas jalan bahkan terkenal sebagai lokasi langganan kecelakaan lalu lintas karena sepi sehingga digunakan untuk memacu kendaraan," ujar Dirlantas Polda Lampung Kombes Benyamin didampinggi Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih.

Titik rawan laka di Jalur Lintas Pantai Timur Sumatra (Jalinpantimsum)  yang terdapat di  Kabupaten Lampung Timur teridentifikasi ada  empat titik rawan, yaitu di jalan lintas timur (Jalintim) di Desa Labuhanratu, dan Labuanratu Baru di Kecamatan Labuhanratu serta  Desa Muarajaya dan Pakuanaji di Kecamatan Sukadana, dengan kondisi jalan sempit, bergelombang, dan jalur yang tanpa rambu lalu lintas.  

Semua telah kami antisipasi dengan mendirikan tenda-tenda sebagai pengamanan lokasi. Bahkan, di beberapa titik kami turunkan anggota Satuan Lantas dari polres setempat, ujar  Benyamin.

Saat pemudik memasuki Kabupaten Lampung Tengah, terdapat empat titik rawan  Jalintengsum yakni di  Desa Buluhsari Km 38 - 39 Kecamatan Bumiratu Nuban, Desa Terbanggibesar Km 50 - 51, Desa Tanjungratu Km 78 - 79, dan Desa Yukumjaya Km 61 - 62 di lokasi itu dianggap rawan karena kerusakan jalan.

Begitu juga di  Kabupaten Tulangbawang juga terdapat empat titik rawan kecelakaan, di antaranya di Jalur Lintas Timur Sumatra (Jalintimsum)yakni di  Km 102 - 103 Astra Ksetra, Km 128 - 129 tanjakan Cakatraya, Km 133 - 134 leter S, dan Km 184 - 185 Simpangpematang.  

“Kami imbau seluruh pengendara berhati-hati, terutama pada malam hari, tikungan dan jalan rusak termasuk jalur padat. Karena kondisi jalan yang belum memungkinkan, berkendara dengan kecepatan sedang akan menjadi alternatif keselamatan yang baik,” kata dia.

Harus Bagus

Mengenai kondisi Jalan Soekarno-Hatta (by pass) antara Panjang hingga Tugu Raden Intan di Haji Mena, yang masuk wilayah Kota Bandar Lampung yang mengalami kerusakan parah saat ini, diharapkan bisa ada perbaikan terlebih dahulu menjelang liburan hari raya agar para penguna jalur itu bisa sedikit lega.

Diharapkan pemenang tender pelebaran jalan negara itu diminta memperbaiki sementara ruas jalan tersebut menjelang arus mudik tahun ini.  

Menurut pejabat pembuat komitmen (PPK), Jalan Soekarno - Hatta dari Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan (P2JJ) Lampung Aulia Azis, Bank Dunia akan mengeluarkan persetujuan kontrak dan persetujuan pencairan dana pembangunan jalan sepanjang 18,1 km itu.  

Setelah persetujuan keluar, ujar dia, kontraktor bisa langsung memulai pengerjaan fisik pelebaran dan pembuatan dua jalur di sana. Namun, karena sebentar lagi memasuki masa arus mudik Lebaran, kata Aulia, kontraktor akan diminta lebih dulu memperbaiki sementara ruas jalan tersebut sehingga bisa lebih nyaman dilalui pemudik. [NVS/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN