Waduh…! Ada Sopir Angkot Mau Jual Gadis ABG ke Kalijodo
Senin, 20 Februari 2012 | 18:09
Ilustrasi sopir angkot [google] [JAKARTA]
Seorang ibu rumah tangga, Ag melaporkan seorang supir mikrolet, Ucok dan Wawan
ke Polda Metro Jaya, karena diduga menjual tiga orang gadis berusia remaja,
yakni FN(15), DS (16) dan RS(16) kepada seseorang di Kalijodo,Jakarta Barat.
"Putri saya (FN) pamit mau kerja. Terus tidak pulang ke rumah selama
seminggu, dan ada temannya bilang (FN) dijual supir mikrolet," kata Ag
usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya,
Senin.
Ag mengatakan FN keluar rumah sejak Senin (4/2) dengan alasan akan bekerja,
kemudian pulang kembali ke rumah, Minggu (13/2).
Ag menyebutkan ketiga gadis di bawah usia itu, biasa mencari uang dengan mengamen
di sekitar Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Setelah tidak ada kabar, Ag mendapatkan informasi bahwa putrinya itu bekerja
sebagai pekerja seks di sebuah kafe di kawasan Kali Jodo, Tambora, Jakarta
Barat.
Pengacara Ag, Zamzamir menjelaskan kliennya melaporkan supir M-01 jurusan
Kampung Melayu-Senen, Ucok dan Wawan berdasarkan nomor : LP
TBL/587/II/2012/PMJ/Ditreskrimum dengan Pasal 332 KUHP tentang perdagangan
orang.
Zamzamir mengungkapkan kejadian berawal saat para korban mengamen di wilayah
Kampung Melayu, selanjutnya Ucok dan Wawan menawarkan ketiganya untuk bekerja
di Kalibata, Jakarta Selatan.
"Korban mau, tapi berputar-putar menumpang angkot ternyata dibawa ke
Kalijodo," ujar Zamzamir.
Berdasarkan pengakuan, korban dipaksa melayani pria dewasa dengan imbalan
sebesar Rp150.000 sekali menemani satu tamu.
Korban FN mengaku sempat melayani tamu sebanyak dua kali selama sepekan di kafe
kawasan Kalijodo tersebut.
Zamzamir mengungkapkan pelaku sempat meminta uang tebusan kepada orang tua
korban sebesar Rp200.000 ditambah satu unit telepon selular kepada orang tua
korban. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
