SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip

Teroris Depok, Yusuf dan Anwar Diduga Orang yang Sama
Selasa, 11 September 2012 | 15:15

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar. [Antara] Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar. [Antara]

[JAKARTA] Terduga teroris bom Depok yang dirawat di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta diduga kuat bernama Yusuf Rizaldi alias Abu Toto merupakan orang yang sama dengan Anwar.

"Karena keluarnya keterangan berinisial A (Anwar, red) itu berasal dari orang-orang yang diduga terkait," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Selasa.

Anwar maupun Yusuf memiliki profesi yang sama, yaitu sebagai penjual bubur. Kemudian sebelumnya, istri dan dua anak Yusuf sudah diamankan pihak kepolisian pada Minggu (9/9) malam.

Selain itu, anak dan istri Yusuf sebelumnya sudah datang ke Rumah Sakit Polri dan anaknya sudah diambil sampel DNA.

Hal yang meyakinkan bahwa Anwar dan Yusuf adalah orang yang sama, sejak peristiwa ledakan bom di Depok (8/9) tidak pernah terlihat lagi, kemudian ada orang yang mengenali bahwa sepeda motor yang terparkir di depan lokasi kejadian merupakan milik Yusuf.

"Upaya pemeriksaan mengenai jati diri khususnya melalui identifikasi oleh tim DVI saat ini masih berjalan, jadi belum ada hasil pemeriksaan DNA," kata Boy.

Tim DVI masih memerlukan beberapa sampel lagi. "Jadi baru memperoleh satu sampel terhadap yang bersangkutan dan masih diupayakan ada sampel lagi karena dugaan terhadap terduga teroris yang tahu identitasnya ini masih ingin dipastikan dulu," katanya.

Ledakan bom terjadi di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara Jalan Nusantara Raya Nomor 2 RT O4 RW 13, Beji, Depok, Sabtu (8/9) malam, sekitar jam 21.20 WIB.

Di TKP, polisi menemukan bahan material seperti "black powder" dan beberapa serbuk kimia termasuk cairan kimia, diduga kuat sebagai bahan pencampur bahan bom rakitan.

Kemudian ada jenis batu baterai dan alat solder termasuk senjata api, selain itu ditemukan pistol, tiga granat. Semua sudah dilakukan evakuasi, seluruh bahan kimia yang ada di tkp di periksa Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). [Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN