Polisi: Ari Sigit Diperiksa Pekan ini
Senin, 14 Mei 2012 | 14:16
Kombes Pol Rikwanto [tribunnews] [JAKARTA] Pihak Kepolisian Daerah
Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyatakan tim pengacara
menjanjikan akan menghadirkan tersangka, Ari Sigit pada pemeriksaan dugaan
penggelapan dan penipuan dana proyek pengurugan lahan PT Krakatau Wajatama
senilai Rp2,5 miliar.
"Keterangan Ari Sigit masih kita butuhkan, rencananya tim pengacara akan
menghadirkan kliennya pada pekan ini," kata Kepala Bidang Humas Polda
Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin (14/5).
Rikwanto mengatakan penyidik membutuhkan keterangan Ari Sigit, guna memastikan
apakah ada kesepakatan untuk menikmati dana dari hasil penggelapan itu.
Rikwanto menyatakan penyidik telah mengetahui peranan dari lima tersangka
penggelapan dana pengurugan lahan proyek PT Krakatau Wajatama.
Pihak penyidik telah melayangkan panggilan terhadap cucu mantan Presiden
Soeharto itu pada pekan kemarin.
Namun, Ari Sigit tidak memenuhi panggilan penyidik karena ada urusan bisnis di
luar negeri.
Sebelumnya, pimpinan PT Krakatau Wajatama, Sutrisno dan Mariati melaporkan Ari
Sigit sebagai pimpinan PT Dinamika Daya Andalan (Dinamika), terkait dugaan
penggelapan dan penipuan dana mencapai Rp2,5 miliar, 27 Oktober 2011.
PT Krakatau Wajatama yang tercatat sebagai anak perusahaan Krakatau Steel
tersebut, menunjuk perusahaan milik Ari Sigit, sebagai pelaksana proyek
pengurugan tanah di Cilegon, Banten.
Pihak PT Krakatau Wajatama sudah membayarkan uang sebesar Rp2,5 miliar kepada
perusahaan Ari Sigit sebagai jaminan pelaksanaan proyek pengurugan tanah.
Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan lima tersangka, yakni Ari Sigit
(Komisaris Utama PT Dinamika), Sunarno Hadi (Direktur Utama PT Dinamika, A, S
dan D (karyawan PT Dinamika). [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
Jokowi Makan Bersama Warga Pluit Sambil Bahas Waduk
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
Wanita Pemotong Alat Kelamin Abdul Muhyi Ditangkap
Dinkes: Dua RS Resmi Mundur dari KJS
PT GCK dan Satpol PP Tidak Berhak Gusur Warga Buaran
Jokowi: Rumah Sakit Berorientasi Keuntungan
