Pilgub DKI, Alex-Nono Gencarkan Program Pengobatan Gratis
Rabu, 27 Juni 2012 | 14:27
Alex Noerdin dan Nono Sampono [republika] [JAKARTA] Pasangan calon gubernur dan
wakil gubernur Alex Noerdin dan Nono Sampono terus menggencarkan program
pengobatan gratis bagi warga Jakarta sebagai salah satu program kampanye yang
pro rakyat kecil.
"Apabila saya menjadi gubernur Jakarta, berobat gratis akan mulai
dilaksanakan satu hari setelah saya dan Nono Sampono dilantik," kata Alex,
saat berkampanye di kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Rabu.
Alex mengatakan bahwa memang pengobatan gratis saat ini masih hanya salah satu
janji-janji kampanye pasangan nomor urut enam tersebut, namun apabila nantinya
dia menjadi gubernur DKI Jakarta janji tersebut akan direalisasikan.
"Saat ini, saya hanya masih bisa berjanji karena saya belum menjadi gubernur,
apabila nanti saya terpilih janji tersebut akan terealisasi," tambah Alex.
Alex menyambangi wilayah Cengkareng Timur, Jakarta Barat, kali ini tidak
didampingi pasangannya, Nono Sampono.
Jakarta akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah pada 11 Juli 2012 mendatang, dan
ada enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bersaing untuk
memperebutkan kursi Jakarta satu.
Calon-calon tersebut adalah Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli (nomor urut 1),
Hendardji Supandji-Ahmad Riza (2), Joko Widodo- Basuki Tjahaja (3), Hidayat Nur
Wahid-Didik J. Rachbini (4), Faisal Basri-Biem Benyamin (5), dan Alex
Noerdin-Nono Sampono (6).
Masa kampanye akan berlangsung selama dua minggu mulai 24 Juni hingga 7 Juli
2012. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Rumah Mantan Kasdam Jaya Turut Dieksekusi
14 Rumah Sakit Tak jadi Mundur dari Program KJS
Polisi Bantah Petieskan Kasus Penganiyaan di Pondok Indah
Terkait Akun Twitter @Trio Macan, Polda Mau Periksa Syarief Hasan
24 Ribu Lembar Bahan Uang Dolar Palsu Ditemukan di Hotel
Jokowi Harus Periksa Satpol PP dalam Eksekusi Kompleks Srikandi
Polisi Bantah Mahasiswa yang Pukul Wartawan Anak Jenderal
