SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip

Penyuka Sejenis Cabuli 15 Bocah
Rabu, 20 Februari 2013 | 12:39

Ilustrasi bocah korban pelecehan [google] Ilustrasi bocah korban pelecehan [google]

[DEPOK] Seorang pria homoseksual mencabuli 15 bocah di Depok, Jawa Barat. Peristiwa pencabulan ini bermodus iming-iming jajanan di warung, hingga akhirnya 15 bocah itu dicabuli.  

Pria yang diketahui bernama Wardoyo (38) alias Ardo adalah warga Perumahan Grand Depok City (GDC) Sektor Melati, Depok. Pria asal Malang, Jawa Timur, ini nyaris diamuk warga setelah aksi cabulnya tersebut terbongkar. Saat akan diringkus, Ardo terlihat tengah berupaya melarikan diri dengan mengemas sejumlah pakaian ke dalam tas. Wakil Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Depok AKP Purwadi, mengatakan korban pencabulan pelaku rata-rata masih berusia 9 tahun. Mereka antara lain berinisial NS (9), AD (9), P (10), Cy (10), MDA (8), MZ (9), SIR (9) dan ALS (11).  

Kasus ini terkuak setelah salah satu orangtua curiga mendapati anaknya kerap pulang malam. "Untuk saat ini yang baru di BAP sekitar sembilan anak. Menurut informasi korbannya ada 15 anak. Modus pelaku ialah dengan memberi jajanan gratis lalu korbannya diajak masuk ke dalam rumah-nya untuk bermain video game yang ternyata malah diajak menonton film dewasa yang dibintangi pasangan homoseks. Disaat itulah korban dicabuli pelaku," kata Purwadi.  

Sementara itu, Ardo yang mengenakan kaos tahanan tak banyak berkata-kata di Polres Depok. Dengan wajah ditutupi kaos, Ardo yang berstatus lajang ini hanya mengatakan bahwa dirinya menyesal.  

Atas ulahnya tersebut, pria yang mengaku baru lima bulan tinggal di Depok, kini mendekam dibalik jeruji besi Polres Depok. Ardo terancam dengan jeratan Pasal Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas 12 tahun penjara. Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus pencabulan tersebut. "Saat ini kasusnya masih akan terus kami kembangkan. Ardo telah kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Purwadi. [RIA/K-11]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN