Ketua Tim Sukses Hendardji Dukung Jokowi
Kamis, 19 Juli 2012 | 14:14
Adhyaksa Dault [google] [SOLO] Walikota Solo yang menjadi calon gubernur DKI
Jakarta, Joko Widodo mendapat dukungan dari tokoh nasional non partai politik.
kemarin mantan Menteri Pemuda
dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault dan pengusaha nasional Setiawan Djody
mengunjungi Jokowi Loji Gandrung yang merupakan rumah dinas Walikota Solo untuk
menyatakan dukungannya kepada kandidat yang diusung PDI Perjuangan dan Partai
Gerindra tersebut.
Keduanya
datang secara terpisah. Adhyaksa yang merupakan Ketua Tim Sukses pasangan calon
independent Hendardji - Riza datang lebih dahulu. Adhyaksa mengatakan dirinya
sengaja datang ke Solo dari Jogja untuk mengucapkan selamat kepada Jokowi atas
kemenangan pada putaran I Pilkada DKI Jakarta, 11 Juli lalu. Namun dia juga
tidak menampik kedatangannya itu juga dimaksudkan sebagai pernyataan dukungan
kepada Jokowi.
“Jelas
saya mendukung. Secara pribadi kami adalah sahabat. Kalau mengenai pendukung
Pak Hendardji, beliau membebaskan mereka mau mendukung siapa,” ujar
Adhyaksa.
Menurut Adhyaksa, Jokowi dengan keberhasilannya di Solo layak
memimpin Jakarta. Bahkan, jika Jokowi menang pada putaran II nanti akan menjadi
fenomena luar biasa karena memberi pemaknaan yang benar mengenai otonomi daerah
sebagai otonomi rakyat di daerah.
Usai
bertemu Adhyaksa, Jokowi menemui Setiawan Djody. Pengusaha sekaligus seniman
asli Solo ini juga bermaksud menyatakan dukungannya kepada pasangan Basuki
Tjahaya Purnama (Ahok) tersebut. Djodi mengaku telah memiliki strategi
memenangkan Jokowi, salah satunya dengan mengajak pemilih golput pada putaran
pertama lalu untuk menyalurkan hak suaranya di putaran kedua.
Djodi mengaku tidak menjanjikan
dukungan dana, tapi dia menyatakan sanggup menggalang suara simpatisan Kantata
Takwa, grup musik yang digawanginya. “Tidak usah disuruh pun, simpatisan
Kantata Takwa sudah solider. Kekuatan mereka terletak pada sisi solidaritas dan
partisipasinya. Karena itu, saya yakin mereka bersama OI (fans Iwan Fals-Red)
akan menginginkan sebuah perubahan untuk Kota Jakarta,” tegas dia.
Ia menyebut ada tujuh alasan yang melatarbelakangi sikapnya tersebut. Djody
menyebut Jokowi mampu menata dan memberdayakan pedagang kaki lima dengan baik,
mampu meningkatkan roda perekonomian Solo yang ditandai tumbuhnya investasi,
serta sangat peduli terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan. "Saya
sudah berkeliling Solo untuk melihat keberhasilan Pak Jokowi sebagai wali kota.
Harapan saya, apa yang telah dilakukan di Kota Solo bisa dibawa ke
Jakarta," katanya.
Mendapat dukungan dari kedua tokoh tersebut, Jokowi mengaku senang. Namun ia
membantah ada kesepakatan tertentu dengan keduanya, atas dukungan yang
diberikan. “Tidak ada deal-deal apa pun. Mereka mendukung dengan tulus dan itu
jadi penyemangat untuk saya,” tandasnya. Dia pun mengaku optimistis menghadapi
pilkada putaran kedua. [IMR]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kelulusan SMA DKI Capai 99,86 Persen
Ditahan Setelah Memegang Bokong Seorang Gadis di Bus Transjakarta
Korban Penggusuran Jatinegara Kaum Masih Terlunta
Diduga Bom, Tas Hitam di Kejagung Berisi Laptop
Tas Diduga Bom di Kejagung, Satu Jam Gegana Baru Tiba
Enam Kios di Dewi Sartika Hangus Terbakar
Polres Kerahkan Pasukan Antisipasi Kelulusan SMA
Tas Hitam Diduga Bom Bikin Geger Gedung Kejagung
Ganja 1,3 Ton Dimusnahkan Selamatkan Ribuan Generasi Penerus
