SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 1 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Kasus Pasca Insiden Pembunuhan Tito Key

Kelompok ‘Petrus’ Diburu Tim Khusus Polda Metro
Senin, 3 Juni 2013 | 13:11

Ilustrasi penembakan [google] Ilustrasi penembakan [google]

[JAKARTA] Kelompok “Petrus” (penembak misterius, Red) yang menembak mati calon legislatif PAN, Franciscus Refa alias Tito Key (44) dan seorang pedagang rokok bernama Ratim (70) di perum Titian Indah Bekasi sampai Senin (3/6) masih dalam pengejaran tim khusus gabungan Polda Metro dan Polres Bekasi Kota.  

Pencarian penembak jitu yang menghabisi kedua korban dengan sadis melalui tembakan jarak dekat sekitar 3 meter, di lokasi kejadian, Jumat (31/5) pukul 20.00 WIB itu otomatis meresahkan warga di wilayah hukum Polda Metro.  

Pasalnya, pelaku kabur dalam kondisi masih membawa senjata api yang dikawatirkan sewaktu waktu akan menyasar korban lainnya.  Kasus penyalahgunaan senjata api kategori menonjol selama tahun 2013 ini sekaligus  “PR” Kombes Pol Selamet  Riyanto yang baru diangkat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro, dan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Prio Widyanto.  

Kepala Bidang Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto kepada SP, Senin mengatakan, belum ada info berarti yang bisa dikembangkan petugas terkait kasus penembakan yang menewaskan Tito dan Ratim.  “Namun penyidik terus maksimal melakukan olah tempak kejadian perkara,” ujar Rikwanto.   

Bentuk Tim Khusus

Kapolri Jenderal Timur Pradopo merekomendasikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno untuk membentuk tim guna mengungkap kasus pembunuhan Tito Kei danm Ratin di Bekasi.  

Menurut Kapolri, saat ini semua proses perkembangan kasus penembakan yang menewaskan dua orang tersebut masih dalam penyelidikan.  

“Polda Metro Jaya telah membentuk tim untuk mengungkap peristiwa penembakan itu. Demikian masih penyelidikan, kita tunggu saja hasilnya nanti,” ujar Timur.  

Orang nomor satu di Mabes Polri itu mengatakan pihak tidak bisa menyebutkan dari kelompok mana pelakunya, karena tim kepolisian masih bekerja keras mengungkap kasus pembunuhan tersebut.  

Timur menambahkan kasus tersebut merupakan masalah kejahatan yang bisa terjadi di mana saja. ”Kami imbau masyarakat agar terus waspada dan memberikan informasi kepada Polri untuk membantu mengungkap kasus ini,” pinta Timur.

Sementara itu, menjawab dugaan pelaku penembak Tito dan Ratim, kata Kapolda Metro Irjen Putut Eko, pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan terhadap kasus ini mengingat semua proses masih dalam penyelidikan.  

“Semua masih penyelidikan. Anggota gabungan dari Polda dan Polres Bekasi semua masih bekerja maksimal di lapangan, mohon doa restu semoga cepat terungkap,” ujar Putut.  

Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Priyo Widyanto mengatakan empat warga telah diperiksa sebagai saksi. Mereka dimintai keterangan menyatakan tidak melihat jelas wajah pelaku. Saat kejadian saksi selain kaget dan lebuh fokus memberikan pertolongan kepada korban.  
“Karena itu, kami mengalami kesulitan jika membuat sketsa pelaku. Sebab keterangan para saksi masih belum mampu mendeskripsikan pelakunya,” kata Kapolres. [G-5]    




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!