SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 21 April 2014
Pencarian Arsip

Kecelakaan Lalulintas, 1,3 Juta Orang Meninggal Dunia Tiap Tahun
Selasa, 10 Mei 2011 | 14:48

Ilustrasi Ilustrasi

[JAKARTA] Setiap tahun sebanyak 1,3 juta orang meninggal dunia karena kecelakaan lalulintas. Sebagian besar masih berusia produktif. "Angka ini berdasarkan laporan WHO tahun 2010," kata Direktur Keselamatan Transportasi Darat, Kementerian Perhubungan, Hotma Simanjuntak, dalam acara diskusi di Jakarta, Selasa (10/5).

Hotma mengatakan, bila tidak mengambil langkah solusi atau pencegahan, maka sejak tahun 2020, kematian karena kecelakaan lalulintas di dunia menjadi 1,9 juta orang per tahunnya. "Angka kecelakaan lalulintas 1,3 juta per tahun sebanyak 90%-nya  terjadi di negara-negara berkembang," kata dia.

Sedangkan di Indonesia, berdasarkan laporan Polri tahun 2010, kematian karena kecelakaan lalulintas ini sebanyak 31.186 jiwa atau rata-rata 84 orang tewas setiap hari karena kecelakaan lalulintas ini. "Atau 3 - 4 orang setiap jamnya," kata dia.

Ditambahkan, dari analisis data tahun 2010, sebanyak 67% korban kecelakaan berusia produktif (22 - 50 tahun). Kerugian negara yang disebabkan kecelakaan lalulintas diperkirakan mencapai 2,9-3,1% dari total GDP Indonesia atau setara dengan Rp 205 - Rp 220 triliun pada tahun 2010 dengan total GDP Rp 7.000 triliun.

Ia mengatakan, dari keprihatinan itu, maka pada tanggal 11 Mei 2011 PBB akan meluncurkan program Decade of Action for Road Safety (Dekade Aksi Keselamatan Jalan) sebagai tindak lanjut dari ditetapkannya Resolusi PBB Nomor 64/255 tanggal 2 Maret 2010.

Resolusi ini merupakan kelanjutan dari langkah-langkah yang telah dilakukan PBB sejak beberapa tahun serta rekomendasi dari Ministerial Meeting yang diselenggarakan pada November 2009 di Moscow, yang dihadiri Wakil Indonesia. Masing-masing Negara anggota PBB mempunyai kewajiban mengambil langkah penurunan korban kecelakaan sebagai bagian dari United Nation Decade of Action for Road Safety. [E-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN