Kebutuhan Darah Masyarakat Selalu Meningkat
Kamis, 3 Mei 2012 | 11:09
Kegiatan donor darah bertajuk "Give Blood Save Lives", di Pre Function, The Hall, Senayan City, Rabu (2/5). [Istimewa]
[JAKARTA] Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
segera menambah dua pusat distribusi darah. Rencananya akan berlokasi di
Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Hal itu guna memenuhi kebutuhan darah warga
Jakarta.
Menurut Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo,
selain dua daerah tersebut, secara bertahap pusat distribusi darah akan
dibangun di seluruh wilayah DKI. Itu karena kebutuhan darah untuk masyarakat
sangat tinggi dan selalu meningkat.
"Kami sedang siapkan dua bank darah.
Selanjutnya secara bertahap akan menyeluruh.
Dalam satu tahun diperlukan donor
darah yang jumlahnya mencapai 415 ribu kantong untuk memenuhi kebutuhan akan
darah yang terus meningkat di setiap rumah sakit," katanya pada kegiatan
donor darah bertajuk "Give Blood Save Lives", di Pre Function, The
Hall, Senayan City, Rabu (2/5).
Kebutuhan ini dapat terpenuhi jika
masyarakat bersama dengan pemda berkerjasama. Ia pun memberikan apresiasi yang
tinggi pada para pendonor darah. Pusat distribusi darah di Jakarta Barat,
sementara ini akan menjangkau sebagian wilayah Jakarta Utara. Sedangkan untuk
Jakarta Selatan akan menjangkau kawasan Jakarta Timur.
"Kita harapkan pusat distribusi ini
bisa cepat menolong pasien
yang mendesak membutuhkan darah," katanya.
Sementara Wakil Presiden Direktur Agung
Podomoro Land sekaligus CEO Senayan City Handaka Santosa, mengatakan kegiatan
donor darah rutin digelar sebagai upaya dalam menjadikan donor darah sebagai
bagian dari gaya hidup dan trend yang positif di kalangan masyarakat.
”Dengan rutin mendonorkan darahnya, para
pendonor dapat sekaligus memeriksa dan mengetahui riwayat kesehatannya. Selain
itu dengan rajin mendonorkan darahnya, maka tubuh pun akan memproduksi sel-sel
darah yang baru. Cukup dengan pola hidup yang sehat, setiap orang dapat menjadi
pendonor dan membantu sesama,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Senayan City juga
menyediakan Unit Donor Darah di area Crystal Lagoon, yang beroperasi setiap
hari mulai pukul 11.00-19.00 WIB guna memfasilitasi pengunjung yang ingin mendonorkan
darahnya kapan saja saat berkunjung ke Senayan City. Melalui upaya ini,
diharapkan kepedulian sosial pengunjung Senayan City juga dapat terus
meningkat.
Gelaran donor darah kali ini adalah kali
ke 12 yang telah digelar oleh Senayan City sejak pertama kali dimulai pada 8
Juli 2008.
Hal ini diikuti oleh seluruh pengunjung setia Senayan City,
karyawan- karyawan vendor, tenant, serta masyarakat umum untuk bersama-sama
mendonorkan darahnya sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami sangat berterimakasih atas dukungan
Senayan City selama ini yang terus menerus konsisten dalam penyelenggaraan
Donor Darah dan telah berhasil menjadi pelopor bagi tempat-tempat lainnya
dengan program serupa. Hal ini tentu sangat membantu PMI dalam
menggalang pengumpulan kantung-kantung darah dalam jumlah besar” jelas Ketua
Umum PMI Indonesia Jusuf Kalla.
Melihat
kesuksesan kegiatan donor darah yang dilakukan Senayan City sebelumnya, Jusuf
Kalla lebih lanjut menjelaskan bahwa target sebanyak 500 kantung darah dapat
tercapai dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
”Pada
Donor Darah yang kami gelar 9 November lalu, kami berhasil mengumpulkan 557
kantung darah dari para pendonor, melihat hal ini, kami optimis bahwa Donor
Darah kali ini akan berhasil mengumpulkan lebih banyak lagi kantung – kantung
darah,” kata pria yang akrab disapa JK itu.
Pada
kesempatan yang sama, guna mendukung operasional PMI, Yayasan Agung Podomoro
Land dan Senayan City bekerjasama menyerahkan 4 Unit Mobil Operasional kepada
PMI.
“Kontribusi kami ini merupakan salah satu
upaya kami untuk meningkatkan kinerja PMI. Tentunya dengan bertambahnya mobil
operasional yang PMI miliki, akan semakin mempercepat penanganan dan pemberian
pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan secepatnya”. ujar Ketua
Yayasan Agung Podomoro Land, Maria Trihatma saat menyerahkan Mobil Operasional
kepada Jusuf Kalla.
Selain mendonorkan darahnya, para calon
pendonor juga dapat melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan gratis, seperti
bone scanning (pemeriksaan kepadatan tulang), body fat test
(pemeriksaan kadar lemak tubuh) dan glucose test (pemeriksaan kadar
gula). [H-15]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kelulusan SMA DKI Capai 99,86 Persen
Terkait Akun Twitter @Trio Macan, Polda Mau Periksa Syarief Hasan
Polisi Bantah Mahasiswa yang Pukul Wartawan Anak Jenderal
Ditahan Setelah Memegang Bokong Seorang Gadis di Bus Transjakarta
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Priok
Korban Penggusuran Jatinegara Kaum Masih Terlunta
Universitas Trisakti Minta Maaf Atas Pemukulan Wartawan
Tembak Pengunjung, Kawanan Perampok Gondol 2 Motor
