Jika PKS Pilih Dukung Foke, Akankah Jokowi Terancam?
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 11:37
Pilkada DKI Jakarta. [google]
[JAKARTA] Arah dukungan suara Partai Keadilan Sosial (PKS)
dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan sangat mempengaruhi hasil akhir perolehan suara Pilkada DKI Jakarta
2012. Saat ini, kekuatan suara pendukung PKS dan PPP di Jakarta mencapai lebih
dari 600.000 suara, jauh di atas margin yang dibutuhkan untuk memenangi Pilkada
DKI, yakni sebesar 380.000 suara.
Pakar politik Universitas Indonesia (UI), Iberamsyah, menuturkan,
bila PKS dan PPP merapat dan memberi dukungan kepada pasangan Foke-Nara, maka
diprediksikan akan ada pembalikan perolehan suara dalam Pilkada DKI Jakarta
putaran dua.
“Suara PKS sampai ke tingkat bawah saat ini masih sangat
solid. Bila kenyataannya PKS merapat ke Foke-Nara, merupakan ancaman terberat
bagi pasangan Jokowi-Ahok,” kata Iberamsyah, Sabtu (11/8)
Menurutnya, bila dibandingkan dengan suara dukungan PKS,
dukungan suara dari partai besar lainnya seperti Golkar yang sebelumnya
mengusung Alex–Nono yang gagal pada putaran pertama, tidak akan terlalu
berpengaruh. Saat ini, suara Partai Golkar di DKI Jakarta sangat sulit
diprediksi dan cenderung keluar dari keputusan partai.
Dalam hasil penghitungan dan perolehan suara Pilkada DKI
Jakarta 11 Juli 2012 lalu, pasangan Jokowi-Ahok memperoleh dukungan sebanyak
1.847.157 (42,60 persen) disusul pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli sebesar
1.476.648 suara (34,05 persen). Pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini
yang didukung PKS dan PPP memperoleh sebanyak 508.113 (11,72 persen), disusul
Faisal Basri-Biem Benjamin 215.935 (4,98 persen), Alex Noerdin-Nono Sampono 202.643 (4,67 persen), dan Hendardji
Soepandji-Riza Patria 85.990 (1,98 persen).
Upaya pendekatan terhadap PKS terus dilakukan oleh seluruh
pasangan calon gubernur DKI Jakarta, baik itu pasangan Foke-Nara maupun
Jokowi-Ahok. Pasangan Foke Nara bahkan
sudah menemui Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq untuk membahas kemungkinan
berkoalisi di gedung DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8).
Sebelumnya, PPP pun sudah resmi menyatakan dukungannya
terhadap pasangan Foke-Nara. Suara PKS kini menjadi rebutan dari dua pasangan
yang tersisa untuk memperkuat dukungan menghadapi putaran kedua Pilkada DKI
yang akan berlangsung 20 September 2012 mendatang.
Jauh sebelum pasangan Foke-Nara lakukan pendekatan
terhadap PKS, pasangan Jokowi-Ahok sebenarnya sudah melakukan hal serupa, yakni
sesaat setelah dilakukannya pencoblosan suara pada 11 Juli lalu. Namun, upaya
konsolidasi seolah berjalan di tempat dan tidak ada perkembangan yang berarti.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DKI
Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Triwisaksana, menjelaskan, ada
dua hal penting yang menjadi pertimbangan arah dukungan partai terhadap
pemimpin Ibukota ke depan, yaitu masalah kepemimpinan dan masalah agenda
bersama.
“Pemimpin Jakarta
periode mendatang harus dari tokoh yang benar-benar yang paling kuat, paling
tegas dan memang betul-betul mengenal wilayah, tokoh masyarakat, maupun ormas
yang ada di Jakarta,” kata Triwisaksana, Sabtu (11/8).
Khusus masalah agenda, menurutnya, PKS tentu
mempertimbangkan pemimpin yang memiliki agenda yang sama dengan partai
tersebut. Rencananya, PKS sendiri baru akan mengumumkan kepada siapa dukungan
akan diberikan pada detik-detik terakhir pengumuman. Hingga berita ini
diturunkan, rapat internal pemberian dukungan masih berlangsung. Namun
demikian, besar kemungkinan PKS akan merapat dan berkoalisi dengan pasangan
calon gubernur Foke-Nara. Hal tersebut ditempuh karena sebelumnya sudah terjadi
kesepakatan kontrak politik di antara keduanya. [Y-7]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
HUT Jakarta ke-486, Tampilkan Ondel-Ondel Versi Modern
Divonis 15 Tahun, Ayah Perkosa Anak Hingga Tewas Santai Saja
Harga Sayuran Bergerak Naik, Bumbu Dapur Masih Stabil
JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Rampung Juli
Jakarnaval 2013, Libatkan Anak Muda Jakarta
Polisi Tangkap 88 Pengunjuk Rasa di DPR RI
Pedagang Pasar Kena Dampak Langsung Kenaikan BBM
Elite Springbed Gelar Ribuan Promo di PRJ
