Isu SARA di Pilgub DKI, Pertemukan Jokowi dan Foke
Jumat, 3 Agustus 2012 | 11:12
Taufiq Kiemas [google]
[JAKARTA] Ketua MPR Taufiq Kiemas menegaskan, dirinya
sangat tidak setuju atas mencuatnya isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan
(SARA). Namun, dirinya yakin isu SARA itu tidak dilontarkan oleh Foke maupun
Jokowi. Sebab, kedua figur tersebut berasal dari kalangan nasionalis.
"Saya paling tidak setuju isu SARA. Saya rasa Pak
Fauzi Bowo dan Joko Widodo sebagai nasionalis tidak akan berbuat itu. Sekarang
saya khawatir ada orang di luar tim sukses yang bermain," kata Taufiq,
usai acara buka puasa di rumah dinasnya, di Jakarta, Kamis (2/8).
Menurutnya, Foke dan Jokowi harus mengetahui isu SARA itu
dimanfaatkan sekelompok pihak. Karena itu, mesti ada keberanian dari kedua
Cagub DKI Jakarta itu untuk menegaskan tidak setuju adanya isau SARA.
"Kalau saya jadi Jokowi, saya datangi Pak Fauzi. Saya akan bilang mari
kita bersama-bersama cegah ini isu SARA. Mesti ada keberanian dari dua pihak
tersebut daripada dibiarkan berlarut-larut," katanya.
Dia menegaskan, Foke dan Jokowi perlu bertemu.
"Mereka berdua, kan, pemimpin.
Saya kalau diminta mau saja (mempertemukan Foke dan Jokowi). Panwaslu juga
perlu panggil (Foke dan Jokowi)," kata Ketua DPP PDI Perjuangan ini. [DMP/C-6/F-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Jokowi: Tak Ada Masalah Warga Pluit Pindah
Jokowi Makan Bersama Warga Pluit Sambil Bahas Waduk
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Ratusan Rumah di Jatinegara Kaum Digusur
Rumah Mantan Kasdam Jaya Turut Dieksekusi
14 Rumah Sakit Tak jadi Mundur dari Program KJS
Polisi Bantah Petieskan Kasus Penganiyaan di Pondok Indah
Rumah Sakit Jangan Abaikan Fungsi Sosial
