Hanura Jagokan Foke dan Prya
Selasa, 21 Februari 2012 | 11:21
Fauzi Bowo [google] [JAKARTA] Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura
DKI Jakarta, Ongen Sangaji menyatakan, pihaknya sudah memutuskan untuk
mengusung dua nama, yakni incumbent Fauzi
Bowo dan Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Prya Ramadhani untuk diusung
dalam Pilkada DKI Jakarta. Dikatakan, keputusan tersebut berdasar rapat kerja
yang dilakukan pada Januari lalu.
"Ini merupakan hasil kesepakatan dari para pimpinan
cabang," kata Ongen di Jakarta, baru-baru ini.
Ongen melanjutkan keputusan tersebut selanjutnya sudah
dibawa dan direkomendasikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sejauh ini, katanya,
DPP Hanura sangat demokratis, dan menghormati apa yang dilakukan pihaknya.
Untuk itu, sejauh ini, Ongen merasa optimistis rekomendasinya direstui DPP.
Ongen menyatakan, partainya tak terpengaruh dengan survei
yang ada. Hanura hanya melihat keinginan dari para kadernya yang langsung
berkomunnikasi dengan masyarakat.
"Mereka melihat pada wilayah mereka masing-masing, dan
berkomunikasi dengan masyarakat," kata Ongen.
Sementara itu, mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim
Muzadi memperkirakan masih banyak jamaah NU yang mendukung Fauzi pada pilkada
DKI mendatang.
"Kelihatannya masih banyak yang pilih Fauzi," kata
Hasyim Muzadi di Jakarta, Senin (20/2) malam, seusai pertemuan antara Fauzi
Bowo dengan Liga Ulama Lebanon (semacam MUI-nya Lebanon).
Mengenai sikap NU terhadap Pilkada, Hasyim mengatakan,
"Saya kira kalau yang ditanya NU sebagai organisasi maka tidak bisa."
Namun, lanjutnya, jika yang ditanya pilihan jamaah NU
mengenai pilkada DKI Jakarta maka hal itu bisa dilakukan. "Tapi saya lihat
belakangan ini jamaah masih mau yang lama," katanya.
Hasyim mengatakan, sebagian jamaah NU juga memilih calon
lain. Namun, sekali lagi ia mengatakan, kelihatannya masih banyak yang memilih
Fauzi.
Fauzi, pada kesempatan itu mengatakan, pada pertemuan
tersebut antara lain ia menjelaskan mengenai pluralisme di Jakarta. Ia
menjelaskan mayoritas penduduk di Jakarta beragama Islam, namun pemeluk
agama-agama lain juga ada.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI
Jakarta, Selamat Nurdin mengatakan, pihaknya hingga saat ini tetap mengusung
nama Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana untuk bertarung dalam Pilkada
mendatang. Untuk memuluskan langkah itu, pihaknya sudah membuat tim pemenangan
yang sudah tersebar di tiap kelurahan yang ada.
"Kami sepakat dengan Bang Sani (sapaan
Triwisaksana)," kata Nurdin saat dihubungi SP, Senin (20/2).
Nurdin tak khawatir dengan survei yang ada selama ini, yang
menunjukkan popularitas Bang Sani masih rendah. Dengan tim pemenangan yang
sudah dibentuk, pihaknya yakin mesin partai akan berjalan secara maksimal untuk
memenangkan Bang Sani.
Ketika disinggung pendamping Bang Sani, Nurdin belum mau
menyebut nama.
"Nanti kalau ada
nama yang tidak disebut, tidak enak juga," kata Nurdin.
Salah satu nama yang sempat disebut untuk mendampingi Bang
Sani, adalah mantan Ketua DPP PKS, Hidayat Nurwahid. Nama tersebut diusulkan
oleh para pimpinan di tingkat bawah. Namun, sebagai mantan Ketua MPR, Slamet
mengatakan, partainya ingin mengusung Hidayat Nurwahid di Pemilu 2014
mendatang.
"Beliau kan sudah menjadi tokoh nasional, lebih baik
berkompetisi di tingkat nasional," kata Slamet.
Dengan 18 kursi di DPRD DKI, PKS sudah memenuhi syarat untuk
dapat menjagokan calonnya sendiri, namun Nurdin mengatakan pihaknya memilih
untuk menyandingkan Bang Sani dengan tokoh dari eksternal PKS. Hal itu,
menurutnya untuk menjaga peluang yang ada.
Sementara itu, dukungan kepada Alex Noerdin untuk maju pada
pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta, makin deras. Dukungan antara
lain diberikan oleh Forum Rakyat Sumatera Selatan (Foras). [FFS/133]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
