SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 April 2014
Pencarian Arsip

Guru Minta Naik Gaji, Jokowi Beri Kartu Sehat
Minggu, 4 November 2012 | 21:08

Jokowi menunjukan kartu sehat [antara] Jokowi menunjukan kartu sehat [antara]


[JAKARTA] Para guru swasta se-DKI Jakarta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Swasta se-DKI Jakarta berharap pemerintah provinsi memperhatikan kesejahteraan guru swasta. Harapan tersebut disampaikan oleh Sekjen Forum Komunikasi Guru Swasta se-DKI Jakarta, Nurfala kepada Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang menghadiri acara 'Tasyakuran Guru Swasta dan Tokoh Masyarakat dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI: Pemimpin Baru Jakarta Mewujudkan Kebijakan Pro Rakyat' di Gedung Balai Latihan Kerja Transito, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (4/11).

Menurut Nurfala, meski guru-guru swasta bukanlah pegawai negeri sipil, namun cita-cita dan harapan para guru swasta sama dengan para guru PNS.

"Kami ingin disamakan dengan para guru negeri, khususnya dalam hal gaji. Jangan tebang pilihlah. Kan tujuan program Pak Jokowi Jakarta cerdas," kata Nurfala.

Menanggapi hal ini, Jokowi, sapaan Joko Widodo, mengaku belum dapat menjanjikan dapat mengeluarkan kebijakan yang menjamin adanya kesetaraan terutama dalam hal penghasilan antara guru swasta dan negeri. Dikatakan dirinya harus mengkalkulasi terlebih dahulu kemungkinan tersebut.

"Saya kalkulasikan dulu, saya tidak ingin janji muluk-muluk untuk kesejahteraan guru," katanya saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Menurut orang nomor satu di Ibukota ini, meski belum menjanjikan perbaikan kesejahteraan bagi guru swasta, pihaknya berjanji menjamin seluruh guru swasta di DKI Jakarta mendapat 'Kartu Sehat'. Dengan kartu ini, dia berharap setiap guru mendapat perawatan kesehatan yang memadai di setiap rumah sakit yang ada di Jakarta.

"Nanti awal tahun akan kami sampaikan kepada bapak ibu semua, mengenai Kartu Jakarta Sehat yang bisa dipakai di semua rumah sakit yang ada di Jakarta. Semoga kita sehat semua, tapi kalau ada yang sakit kan sudah ada kartu," kata Jokowi.

Dikatakan Jokowi, kartu tersebut akan mulai dibagikan kepada warga yang masuk kategori kurang mampu pekan depan. Sementara untuk para guru swasta, pihaknya akan menyusun data guru-guru swasta tersebut, untuk dibagikan kartu pada Desember mendatang. Dikatakan, hal itu karena jumlah guru swasta dan honorer cukup besar.

"Insya Allah mulai Januari 2013 sudah bisa digunakan. Syukur nanti kalau bisa sebelumnya," katanya. [F-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN