Diduga Terlibat Pembunuhan, Polisi Tembak Kaki John Key
Sabtu, 18 Februari 2012 | 20:06
Kombes Pol Rikwanto [tribunnews] [JAKARTA] Anggota Kepolisian Daerah
Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menembak kaki John Key yang diduga
terlibat pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia Tan Harry Tantono alias Ayung
karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
"Betul, petugas mengambil tindakan tegas karena pelaku melakukan
perlawanan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar
Polisi Rikwanto saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (18/2).
Rikwanto mengatakan petugas menangkap John Key karena diduga terlibat
pembunuhan Ayung dengan motif menagih janji uang kesepakatan mendapatkan
proyek.
Berdasarkan informasi, petugas meringkus John Key di salah satu hotel Jakarta,
Jumat (17/2) sore.
Saat ini, John Key dikabarkan menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri,
Kramatjati, dengan penjagaan ketat dari aparat Satuan Brimob Polda Metro Jaya.
John Key sempat mendapatkan perawatan luka tembak pada bagian betis kaki kanan
di ruang Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya.
Rencananya, Rikwanto akan memberikan keterangan detail terkait dengan
kronologis penangkapan tokoh pemuda dari wilayah Indonesia bagian timur
tersebut dan dugaan keterlibatan pembunuhan Ayung.
Sebelumnya, peristiwa pembunuhan terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung terjadi
di Kamar 2701 Swissbell Hotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (26/1).
Pelaku yang diduga membunuh korban, yakni C (30), A (28), dan T (23)
menyerahkan diri kepada petugas Polda Metro Jaya, Jumat (27/1) dini hari.
Berdasarkan keterangan pelaku kepada petugas, awalnya sejumlah orang bersama
tersangka mendatangi Ayung guna menagih janji imbalan sebesar Rp600 juta setelah
mendapatkan proyek.
Saat itu, korban malah mencaci para pelaku sehingga tersangka emosi dan menusuk
korban hingga tewas.
Petugas menemukan selongsong peluru di sekitar kasur yang menjadi tempat
penemuan jasad korban di kamar hotel dan jejak sepatu.
Namun, petugas kepolisian memastikan petugas tidak menemukan proyektil maupun
bekas luka tembak pada tubuh korban. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
