SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip

Dibunuh Sepupu, Bapak dan Anak Tewas Berpelukan
Selasa, 22 Mei 2012 | 11:41

Ilustrasi korban tewas [seruu] Ilustrasi korban tewas [seruu]

[DEPOK] Desa Pabuaran, Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, Senin (21/5), dibuat heboh dengan ditemukannya sepasang jasad bapak dan anak yang tewas berpelukan. Korban diduga tewas akibat pembunuhan yang dilakukan saudara sepupu sendiri.  

Kedua korban adalah Mujono (53), dan anaknya, Rizki (9), warga Jalan Warung Jambu RT 01/04, Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor. Pihak kepolisian menduga kuat, pelakunya tak lain adalah Heriarto (40), sepupu korban.  

Hal itu lantaran  Heriarto sempat bertemu Ibu korban yakni Muryani saat tengah menenteng linggis dan kunci inggris yang berlumuran darah. Ironisnya, hingga kini, Heriarto kabur dan masih dalam pencarian Polsek Bojonggede dan Polres Depok.  

Berdasarkan penuturan sejumlah warga, Heriarto memang mengalami gangguan jiwa. Sementara itu, jasad dua korban kini tengah dalam proses visum di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Motif pembunuhan pun masih belum jelas   Kejadian ini, menurut saksi mata, Burhanudin, terjadi pukul 04.00 WIB Senin dini hari. 

Saat itu, Muryani, ibunda dari Mujono, keluar dari kamar mandi saat secara tak sengaja memergoki Heriarto keluar dari kamar anaknya.   “Saat kepergok Ibu Muryani, si Heriarto kabur sambil membawa linggis dan kunci inggris. Ibu Muryani langsung berteriak histeris dan membuat geger kampung kami,” ujar Burhanudin.  

Burhanuddin menuturkan, awalnya pelaku hanya menghabisi nyawa Mujono yang saat itu tengah tertidur pulas. Namun karena suara gaduh, anak korban yakni Rizki pun berteriak meminta pertolongan. 

Namun naas bagi Rizki, bocah kelas 3 SD ini pun tak luput dari kebiadaban Heriarto.   Rizki tewas dalam dekapan Mujono dengan luka yang sama, yakni sama-sama dihantam menggunakan linggis dan kunci inggris. Diperkirakan, saat pembantaian terjadi, Mujono ingin menyelamatkan nyawa anaknya. Namun malang, keduanya malah dihabisi.  

Bapak dan anak ini pun meregang nyawa lantaran diduga kuat kehabisan darah akibat luka parah di bagian kepala.  

Mujono sehari-harinya berprofesi sebagai tukang gali sumur. Dia tinggal di Pabuaran bersama sang ibu Muryani, dan buah hatinya Rizki. Mujono sudah berpisah dari istrinya Sumiarti. Proses perceraian tengah ditempuh oleh pasangan ini. [RIA/W-12]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN