SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

Eric Cantona Mengincar Kursi Presiden Prancis
Kamis, 12 Januari 2012 | 11:36

Eric Cantona [google] Eric Cantona [google]

[PARIS] Mantan pemain sepakbola dan artis Eric Cantona tertarik mencalonkan diri menjadi presiden Prancis, sehingga menambah kegairahan pemilu Prancis. Pria berusia 45 tahun itu menyoroti isu kebutuhan perumahan rakyat miskin. Mantan pemain klub Manchester United itu telah menulis kepada wali kota akan mendapatkan 500 tanda tangan yang diperlukan untuk mengikuti pemilihan umum presiden April nanti.  

Dalam suratnya kepada wali kota, diungkap oleh harian Liberation, Cantona mengatakan para warga sangat menyadari waktu yang ada dan menawarkan “kesempatan terbatas” kepada kaum muda dan menghasilkan kekerasan ketidakadilan. Pemilik julukan Raja Eric itu merasa berkewajiban untuk berbicara “pada masa negara kita menghadapi pilihan yang sulit” dan bahwa ketidakpastian ekonomi saat ini memberinya rasa tanggung jawab.  

“Mendapatkan 500 tanda tangan untuk menyampaikan pesannya tentang perumahan dan kemiskinan akan memungkinkan saya untuk mengirim pesan sederhana tapi jelas yakni sebuah pesan kebenaran dan rasa hormat,” katanya.  

Cantona mengatakan ia memilih masalah perumahan sebagai isu utama untuk menjadi presiden karena dia melihat kekhawatiran 10 juta orang dan pentingnya perumahan. Eric Daniel Pierre Cantona lahir pada 24 Mei 1966 telah menjadi atlit sepakbola internasional sejak 1980-an.

Dia pernah bermain di klub Manchester United, di mana ia memenangkan juara empat Liga Primer dalam lima tahun dan FA Cup Doubles. Aktor iklan L'Oreal dan Nike itu pensiun dari sepakbola pada 1997.  

Cantona memulai karier sepakbolanya di klub SO Cailolais, kemudian berganti-ganti klub hingga bermain untuk Manchester United pada 1992-1997 dan dikenal karena kejeniusan sekaligus ketidakdisiplinan, serta komentar yang kontroversial. Setelah pensiun dari sepakbola, ia beralih ke dunia akting.

Dia pernah membintangi film Looking for Eric dan Elizabeth bermain dengan Cate Blanchett. Kemudian dia memulai debutnya sebagai aktor panggung drama di Face au Paradis, sebuah teater yang disutradarai istrinya Rachida Brakni.  

Akhir tahun 2010, ia memasuki panggung politik dan ekonomi, mendesak rekan-rekan untuk menarik uang tunai secara massal sebagai cara untuk merusak perbankan. Meskipun demikian, sang istri justru muncul sebagai model iklan sebuah bank. Para bankir dan politisi Prancis mengecam Cantona karena tidak bertanggung jawab dan menyesatkan masyarakat.  

Salah satu momentum paling kontroversial dari Cantona adalah ketika memberikan tendangan dan meninju seorang penggemar ketika ia berjalan keluar dari lapangan setelah diminta keluar dalam sebuah pertandingan 1995.

Dia kemudian mengatakan kepada wartawan dengan pernyataan anehnya: “Ketika burung camar mengikuti kapal nelayan, itu karena mereka berpikir sarden akan dibuang ke dalam laut”. [Berbagai Sumber/D-11]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN