SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip

Charles Saerang, Terus Berjuang demi Jamu
Kamis, 15 Maret 2012 | 7:38

Charles Saerang [SP/Joanito de Saojoao] Charles Saerang [SP/Joanito de Saojoao]

Sekali lagi, pria keturunan Tionghoa, Charles Saerang, mengantongi penghargaan atas upayanya membesarkan usaha kecil menengah, terkait dengan pedagang dan supplier jamu di Indonesia. Charles, yang juga merupakan Presiden Direktur Njonja Meneer sekaligus Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu), diberikan penghargaan oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarief Hasan, di Gedung SMESCO Jakarta, pekan lalu.

Penghargaan sebagai “Tokoh Pengusaha dan Pemimpin Perusahaan Penggerak Kewirausahaan”, bagi Charles adalah berkat yang tak ternilai. Namun, penghargaan ini tak akan bisa ia terima tanpa adanya bantuan dan kerja keras dari para pedagang jamu di pinggir jalan, serta karyawan-karyawan di PT Njonja Meneer.

Bagi Charles, penjaja jamu (mbok jamu), dan pedagang jamu kaki lima yang biasanya memiliki warung-warung kecil, adalah ujung tombak dari perdagangan jamu di Indonesia. Berkat merekalah, masyarakat kelas bawah sampai menengah masih menjadikan jamu sebagai minuman kesehatan.

Berkat mbok jamu dan pedagang jam kaki lima juga, perusahan jamu seperti Njonja Meneer bisa bertahan di tengah gempuran masuknya minuman/produk herbal dari luar negeri. “Penghargaan yang saya terima ini, menjadi alarm. Ke depannya, saya akan terus berusaha memperjuangan jamu bersama dengan GP Jamu, agar bisa diterima sebagai minuman kesehatan, yang justru lebih aman ketimbang obat-obatan farmasi. Sebab, bahan baku jamu, dijamin asli dari tumbuh-tumbuhan dan bunga-bungaan. Tidak ada zat kimia dalam minuman jamu kemasan,” tegas Charles saat ditemui SP, usai meraih penghargaan.

Sebagai Ketua Umum GP Jamu dan cucu dalam Nyonya Meneer (Pendiri PT Njonja Meneer), Charles juga tengah berupaya untuk memajukan dan mengembangkan produk jamu, hingga ke mancanegara. Dikatakan Charles, upaya pemerintah dalam mengembangkan jamu hingga saat ini belum maksimal. Ekspor jamu ke luar negeri, masih sulit dilakukan. Padahal, permintaan jamu di luar negeri sangat banyak.

“Ambil contoh, di Arab Saudi dan Abu Dhabi saja, sudah banyak permintaan jamu. Sayangnya, untuk bisa mengekspor jamu, kami perlu bantuan dan dukungan pemerintah, khususnya dalam hal izin. Permintaan saya sebagai Ketua Umum GP Jamu, adalah pemerintah mau mendukung para pengusaha jamu,” ujarnya.

Sebelum mendapat penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM, Charles juga diberikan penghargaan Prestasi Anak Bangsa, terkait dengan upayanya melestarikan budaya mengkonsumsi minuman jamu. [A-23]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Data tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN