Yahoo Tunjuk Dirut Baru
Senin, 14 Mei 2012 | 11:39
Ross Levinsohn [AP] [LOS ANGELES] Perusahaan internet Yahoo menunjuk Ross
Levinsohn sebagai direktur utama baru, Minggu (13/5). Sementara Direktur Utama
Yahoo Scott Thompson meninggalkan perusahaan setelah empat bulan menduduki
jabatan. Thompson menjadi dirut keempat yang meninggalkan Yahoo dalam lima
tahun.
Thompson yang menjadi CEO pada bulan Januari harus mundur
setelah dikecam karena ketidakakurasian kebijakan perusahaan. Posisi Thompson
digantikan oleh Kepala Media Global Yahoo Ross Levinsohn.
Kepergian Thompson didorong oleh Third Point, perusahaan
yang memiliki hampir 6 persen saham Yahoo. Third Point menyatakan bahwa
Thompson telah merekayasa resume pribadinya dengan gelar ilmu komputer dari
College Stonehill. Sesungguhnya Thompson memang mendapatkan gelar akuntansi
dari Stonehill, sekolah Katolik, dekat Boston, pada tahun 1979, Tapi dia tidak
memiliki gelar ilmu komputer.
CEO Third Point, Dan Loeb, dan dua nominasi lain akan
bergabung dengan dewan direksi Yahoo. Loeb menyarankan posisi direktur utama
Yahoo diberikan pada Levinsohn untuk sementara.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan melalui Yahoo, Loeb
mengaku "senang" untuk bergabung dengan dewan Yahoo dan berjanji
untuk "bekerja sama dengan sutradara sesama. Yahoo pernah mencampakkan
dirut sebelumnya, Carol Bartz, pada September, karena tidak mampu untuk
meningkatkan pendapatan.
Secara pribadi, Thompson mengatakan kepada rekan-rekannya
bahwa ia tidak bertanggung jawab atas informasi yang salah. Dia menyalahkan
perusahaan penyuplai sumberdaya profesional dari Chicago, Heidrick &
Struggles. Sebaliknya, dalam memo internal pekan lalu, Heidrick & Struggles
membantah tuduhan Thompson.
"Tuduhan ini dibuktikan tidak benar dan
kami telah memberitahu Yahoo! untuk bertindak," tulis Dirut Kevin Kelly
kepada karyawan. [AP/U-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
BBM Mahal, Eropa Beralih Ke Energi Angin
Pekerja Filipina Diserang di Taiwan
Wanita Arab Saudi Taklukkan Puncak Everest
Filipina Tolak Usut Bersama Kematian Nelayan Taiwan
Ada Pistol Meletus di Ajang Festival Film Cannes
7.000 Kasus Demam Berdarah di Singapura
Militer Suriah Perangi Pemberontak di Kota Qusair
Filipina Bantah Klaim “Pembunuhan” dari Taiwan
