Tiga Anggota Al-Qaida Ditangkap di Spanyol
Jumat, 3 Agustus 2012 | 7:40
Bulan Maret 2004, bom mengguncang stasiun kereta di Madrid, menewaskan 191 orang. [AFP] [MADRID] Polisi di Spanyol selatan menahan tiga anggota Al-Qaida
yang memiliki bahan peledak dan racun, menurut media Spanyol.
Media setempat menyebutkan, polisi menahan seorang warga Turki dan dua pria
yang diperkirakan berasal dari Chechnya.
Mereka ditahan di dua kota di Provinsi Cadiz, Spanyol, dan diperkirakan
merencanakan penyerangan. Media Spanyol melaporkan, inilah untuk pertama
kalinya tersangka ditahan pada saat Menteri Dalam Negeri, Jorge Fernandez Diaz,
akan memberikan rincian lebih lanjut.
Polisi mencurigai paling tidak salah seorang yang ditahan pernah ke Pakistan
untuk dilatih.
Al-Qaida di Semenjanjung Arab menerbitkan pesan pada awal Juli lalu dan
mencari orang yang dapat berbicara bahasa Spanyol, menurut surat kabar El Pais.
Dua tersangka tengah naik ke bus menuju Prancis, saat mereka ditahan oleh
polisi, menurut El Pais.
Sementara pria Turki dilaporkan ditahan di satu apartemen di dekat La Linea,
di dekat Gibraltar, tempat kelompok itu menyimpan bahan peledak.
Polisi Spanyol menahan puluhan tersangka Al-Qaida sejak tahun 2001.
Bulan
Maret lalu, polisi menahan seorang tersangka anggota Al-Qaida di Kota Valencia
atas dakwaan terorisme.
Polisi mengatakan, ia menjalankan forum jihad yang ditujukan untuk merekrut
dan melakukan doktrinasi anggota.
Bulan Maret 2004, ibukota Madrid diguncang
bom, menewaskan 191 orang dan melukai lebih 1.800 lainnya, dalam serangan yang dilakukan ekstrimis atas
nama Al-Qaida.
Menyusul serangan itu, 21 orang
dihukum atas keterlibatan dalam serangan itu, sebagian besar warga Moroko.
[BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
