Suu Kyi Kini Punya Paspor Lagi
Rabu, 9 Mei 2012 | 8:21
Aung San Suu Kyi [google] [YANGOON] Pemimpin oposisi Burma Aung San Suu Kyi kembali
mendapatkan paspornya untuk pertama kali dalam 24 tahun.
Paspor
Suu Kyi dicabut dalam dua dekade terakhir, karena dianggap sebagai musuh
politik junta militer saat itu dan menjalani tahanan rumah.
Tetapi menyusul reformasi yang tengah berlangsung, dia dan sejumlah anggota
partainya, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), memenangkan beberapa kursi di
parlemen dalam pemilu sela.
Setelah kembali mendapatkan paspor, Suu Kyi berencana untuk pergi ke
Norwegia guna menerima Penghargaan Nobel Perdamaian yang dia menangkan pada
tahun 1991.
Dia juga berencana pergi ke Inggris, tempat dimana dia hidup selama beberapa
tahun bersama mendiang suami dan anak-anaknya.
Tahun 1988, dia mengunjungi Burma untuk menjaga ibunya yang tengah sakit dan
kemudian aksi protes pecah, dan sejak saat itu dia tidak bisa meninggalkan
Burma.
Suaminya meninggal tahun 1999, dan dia hanya memiliki kontak terbatas dengan
anaknya, karena kekhawatiran jika meninggalkan Burma dia tidak akan diizinkan
untuk kembali.
“Tetapi sekarang Suu Kyi bisa
berpergian ke luar negeri dengan bebas'', kata seorang pejabat pemerintahan
kepada kantor berita AFP.
Juru Bicara Suu Kyi, Nyan Win mengatakan, ''Dia memegang paspornya
sekarang''.
Keputusan Suu Kyi untuk berpergian dipandang sebagai sebuah tanda
kepercayaannya terhadap pemerintahan Presiden Thein Sein, yang membawa
reformasi dalam negeri setelah dia berkuasa tahun lalu.
Suu Kyi juga menerima undangan dari Sekjen PBB Ban Ki Moon untuk mengunjungi
markas PBB di New York. [BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
