Sekjen PBB Kunjungi Myanmar
Minggu, 29 April 2012 | 21:31
Sekretraris jenderal PBB Ban Ki Moon tiba di Myanmar Minggu (29/4). [Reuters] [YANGOOM] Sekretraris jenderal PBB Ban Ki Moon tiba di Myanmar
Minggu (29/4), untuk mendesak pemerintah melanjutkan reformasi ke arah
demokrasi.
Sekjen PBB Ban Ki Moon merupakan tokoh politik puncak kedua yang berkunjung
ke Myanmar, sesudah kedatangan petugas luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton Sabtu(28/4), setelah dijalankannya program
transparansi dan reformasi oleh Pemerintah Myanmar.
Ban menyebutkan, ia akan mendesak Pemerintah Myanmar untuk melakukan
reformasi semakin luas, dan menggelar perundingan damai dengan kelompok etnis
yang membangkang.
Sekjen PBB itu mengakui, kunjungan kali ini berbeda dengan lawatan tahun
2009, di saat Myanmar masih dikuasai junta militer di bawah Jenderal Than Shwe.
"Dulu amat sulit membujuk pimpinan rezim untuk membebaskan para tahanan
politik", kenangnya.
Salah satu tahanan politik terpenting ketika itu adalah Aung San Suu Kyi. Di
bawah pemerintahan Presiden Thein Sein yang naik jabatan setahun lalu, tokoh
oposisi Myanmar, yang juga pemenang hadiah
Nobel Perdamaian itu, dibebaskan dan bahkan diizinkan menjadi kandidat serta
terpilih sebagai anggota parlemen.
Namun, menjelang keberangkatannya, Ban mengatakan di New York, awal baru
keterbukaan di Myanmar itu masih amat ringkih. Sekjen PBB itu diagendakan
bertemu presiden Thein Shein Senin (30/4). [Rtr/DW/BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
