PM Suriah Membelot ke Yordania
Selasa, 7 Agustus 2012 | 7:52
Konflik di Suriah menelan lebih dari 20.000 jiwa. [AFP] [DAMASKUS] Pemerintah
Yordania memastikan bahwa Perdana Menteri Suriah Riyad Hijab melarikan diri ke
Yordania dengan keluarganya setelah membelot.
Hijab
diangkat kurang dari dua bulan lalu dan ia merupakan pejabat paling tinggi yang
membelot sejak pemberontakan dimulai Maret 2011.
Riyad Hijab,
seorang menganut Sunni dari kawasan Deir al-Zour di Suriah timur, yang juga menjadi tempat pemberontakan.
Sebelumnya,
televisi Suriah melaporkan Hijab telah dipecat dan diganti wakilnya Dr Omar
Ghalawbunji.
Pengumuman
pemecatan Hijab ini dilakukan tidak lama setelah serangan bom di lantai tiga
gedung radio dan televisi pemerintah Suriah di Damaskus, menyebabkan tiga orang
luka dan kerusakan besar.
Namun televisi Suriah tetap beroperasi walaupun
terjadi serangan itu.
Bulan Juni
lalu, kelompok pria bersenjata menyerang kantor televisi itu di Damaskus
selatan, menewaskan tujuh orang, termasuk wartawan dan penjaga kantor.
Menteri Penerangan
Omran al-Zoabi mengatakan kepada TV Suriah, media nasional menjadi sasaran
dalam "serangan pengecut."
“Penyelidikan
tengah berlangsung untuk mengejar orang yang meletakkan bom di dalam gedung
televisi itu,” kata Al-Zoabi.
Sementara
itu, pasukan pemerintah Suriah meningkatkan serangan ke Kota Aleppo, dengan
pemboman besar ke kawasan yang dikuasai oleh pemberontak. [BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
