Pasukan AS Bakar Kitab Suci Quran, Komandan NATO Minta Maaf
Selasa, 21 Februari 2012 | 21:48
Komandan NATO, Jenderal John R Allen [google] [BADRAM] Komandan AS selaku pimpinan pasukan Nato di
Afghanistan menyampaikan permintaan maaf atas insiden ''pembuangan yang tidak
layak'' Al Quran yang dilakukan pasukan AS.
Pernyataan maaf disampaikan Jenderal John R Allen yang juga
memerintahkan sebuah investigasi menyeluruh atas peristiwa tersebut.
"Kami telah belajar dari insiden ini, kami segera
mengintervensi dan menghentikan mereka,'' katanya.
Laporan tentang dugaan pembakaran Al Quran menimbulkan
protes keras di luar pangkalan militer AS di Bagram.
Dalam pernyataannya, Jenderal Allen mengatakan penyelidikan
akan memeriksa apakah pasukan di pangkalan Badram ''membuang secara tidak layak
buku material keagamaan Islam yang diantaranya terdapat Al Quran''.
"Material yang berhasil diamankan akan segera diberikan
kepada otoritas keagamaan,'' demikian isi pernyataan tersebut.
"Kami akan menyelidiki secara menyeluruh insiden ini
dan akan mengambil langkah untuk menjamin hal ini tidak akan kembali terjadi
lagi. Saya menjamin anda... Saya berjanji... hal ini bukan hal yang secara
sengaja dilakukan,'' kata Jenderal Allen.
Jenderal Allen selanjutnya menyampaikan ''permohonan maaf
yang tulus atas setiap kelancangan yang terjadi,'' termasuk kepada presiden
Afghanistan, pemerintah Afghanistan dan ''warga Afghanistan yang mulia''.
April tahun lalu setidaknya satu orang tewas dan 18 lainnya
mengalami luka-luka setelah aksi demo pecah di Afghanistan setelah insiden
pembakaran Quran di Amerika Serikat. [BBC/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
