Milisi yang Kecewa Bombardir Kantor PM Libia
Rabu, 9 Mei 2012 | 8:29
Abdurrahim al-Keib [google] [TRIPOLI] Kantor Perdana Menteri (PM) Libia diserang
oleh orang-orang bersenjata yang diyakini sebagai mantan tentara pemberontak,
Selasa (8/5).
Seorang pejabat bagian media Kantor Perdana Menteri, Mohamed Alsabee,
mengatakan, tembakan terjadi di dalam
gedung. Sebagian besar orang yang berada di gedung melarikan diri, termasuk
menteri keuangan dan wakil perdana menteri.
Pihak berwenang telah memblokir jalan menuju Kantor Perdana Menteri Libia.
"Banyak orang mengepung gedung dan mengeluarkan tembakan ke gedung
dengan berbagai senjata, antara lain meriam anti-pesawat," kata seorang
pegawai seperti dikutip kantor berita AFP.
"Beberapa orang masuk ke gedung dan mengeluarkan tembakan dari dalam
gedung," tambahnya.
Hingga kini belum jelas apakah Perdana
Menteri Abdurrahim al-Keib berada di dalam gedung.
Seorang juru bicara pasukan
keamanan mengatakan, dua anggota keamanan tewas dalam peristiwa hari ini.
Serangan diyakini dilakukan oleh para mantan pemberontak yang menuntut agar
mereka dibayar, dan agar mereka yang menderita cidera dalam pertempuran untuk
menumbangkan Kolonel Khadafi tahun lalu, dikirim ke luar negeri untuk
mendapatkan pengobatan.
Kantor Perdana Menteri Libia, yang terletak tidak jauh dari pusat Kota Tripoli,
sering menjadi sasaran protes para milisi yang merasa tidak puas.
Sebagian dari mereka menuntut pembayaran gaji, atau meminta lapangan kerja
sebagai pengakuan atas peran mereka untuk menumbangkan Muammar Khadafi.
[BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
