Lebanon Tahan Kapal Angkut Senjata ke Suriah
Minggu, 29 April 2012 | 11:24
Kapal Lutfalla II berlayar dari Libia menuju Lebanon dengan membawa tiga kontainer. [AP] [DAMASKUS] Angkatan Laut Lebanon menahan sebuah kapal barang
berbendera Sierra Leone, Lutfallah II, yang mengangkut senjata api dan amunisi
dalam jumlah besar.
Aparat keamanan Lebanon juga mengamankan 11 awak kapal setelah tiga
kontainer penuh senjata api dan amunisi ditemukan.
Aparat keamanan meyakini muatan senjata dan amunisi itu akan dikirim untuk
pasukan pemberontak Suriah.
Sejumlah persenjataan, menurut laporan Reuters, memiliki label Libia.
Juru bicara Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (Unifil) yang membantu negeri
itu mencegah pengiriman senjata ilegal ke dalam Lebanon, Milos Strugar kepada BBC memastikan kapal itu seharusnya
membongkar muatannya di pelabuhan Tripoli, sebelah utara Beirut.
Tripoli selama ini dikenal sebagai pusat pendukung oposisi Suriah, dan Damaskus
sering mengeluhkan penyelundupan senjata api ke Suriah dari Lebanon.
Minyak Mesin
Lutfallah II dilaporkan berlayar dari Libia, berhenti di Alexandria, Mesir,
kemudian menuju ke pelabuhan Tripoli, Lebanon, sebelum kemudian dicegat
Angkatan Laut Lebanon.
Kapal itu kini ditahan di sebuah pelabuhan dekat Beirut, dan angkatan darat
Lebanon sudah menurunkan muatan kapal tersebut.
Pemilik Lutfallah II mengatakan, dia diberitahu bahwa muatan yang akan
diangkut kapalnya adalah minyak mesin bukan senjata api.
"Hukum melarang
kami untuk membuka dan memeriksa kontainer," kata sang pemilik kapal.
Dia menambahkan, kapal itu awalnya diminta untuk membawa 12 kontainer 'kargo
biasa' dari Libia ke Lebanon. Setelah
tiga hari tertunda, kapal itu kemudian meninggalkan Libia dengan hanya membawa
tiga buah kontainer. [BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
