Pertemuan GNB Batal
Israel Larang Utusan Indonesia ke Tepi Barat
Senin, 6 Agustus 2012 | 7:19
Jalan masuk ke Tepi Barat selalu diawasi oleh Israel dan memerlukan izin. [AFP] [TEL AVIV] Pertemuan Gerakan Non Blok (GNB) di Tepi Barat dibatalkan,
karena Israel menolak izin masuk beberapa utusan termasuk dari Indonesia dan
Malaysia.
Seorang pejabat Israel mengatakan, utusan dari Indonesia, Kuba, dan
Bangladesh tidak diizinkan masuk, karena
negara-negara itu tidak mengakui Israel.
Semua pos perbatasan untuk masuk ke Tepi Barat memerlukan izin Israel.
Utusan
dari 13 negara dijadwalkan bertemu untuk membicarakan rencana Palestina untuk
meningkatkan status keanggotaan di PBB.
Tiga belas negara itu, termasuk anggota Komite Palestina Non Blok,
organisasi yang terdiri dari 12 negara, sebagian besar Asia, Afrika dan Amerika
Latin.
Status Pengawas
Seorang pejabat Palestina kepada kantor berita AFP mengatakan , "Setelah berkonsultasi dengan semua delegasi
di Amman (Yordania) dan juga dengan kepemimpinan Palestina, pertemuan di
Ramallah untuk Komite Palestina Gerakan Non Blok dibatalkan."
Sebelumnya, seorang pejabat Israel mengatakan, "Keputusan telah diambil
untuk melarang perwakilan diplomatik dari beberapa negara yang tidak mengakui
Israel melintas perbatasan Israel."
Aljasair juga dapat ditolak, namun
telah menyatakan tidak akan hadir karena ingin menghindari masalah di
perbatasan.
Memasuki kawasan Tepi Barat biasanya dilakukan dengan penerbangan ke Israel
dan kemudian jalan darat atau melalui perbatasan yang dijaga Israel.
Gerakan
Non Blok telah menyediakan helikopter dari Yordania ke Ramallah, namun
perjalanan itu juga memerlukan izin Israel.
Pertemuan itu sedianya membicarakan peningkatkan status Palestina di PBB,
langkah yang ditentang Israel dan Amerika Serikat.
Otorita Palestina
menginginkan status pengawas non anggota di Majelis Umum PBB.
Presiden Mahmoud Abbas akan berpidato di depan Majelis Umum PBB bulan
September namun belum ada permintaan pemungutan suara atas rencana tersebut.
[BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
