SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 23 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Flu Burung Tiongkok Rambah Provinsi Henan
Senin, 15 April 2013 | 13:19

Wakil Direktur RS Cheng Jun Beijing (kedua dari kiri) berdiri di samping layar video yang menunjukkan kasus pasien pertama Beijing dari H7N9 flu burung, gadis berusia 7 tahun (tengah) berbaring di tempat tidurnya di fasilitas ICU di rumah sakit Ditan, Beijing, Tiongkok, Sabtu (13/4). Tayangan ini disiarkan pada konferensi pers untuk memperbarui situasi penyakit flu burung di Beijing, Tiongkok.  [AFP]
Wakil Direktur RS Cheng Jun Beijing (kedua dari kiri) berdiri di samping layar video yang menunjukkan kasus pasien pertama Beijing dari H7N9 flu burung, gadis berusia 7 tahun (tengah) berbaring di tempat tidurnya di fasilitas ICU di rumah sakit Ditan, Beijing, Tiongkok, Sabtu (13/4). Tayangan ini disiarkan pada konferensi pers untuk memperbarui situasi penyakit flu burung di Beijing, Tiongkok. [AFP]

[BEIJING] Pemerintah Tiongkok melaporkan virus flu burung mulai menyebar ke provinsi Henan, Tiongkok tengah. Sebanyak 11 kasus baru infeksi virus flu burung H7N9 dilaporkan telah menyerang warga Tiongkok. Hingga Minggu (14/4), jumlah kasus kematian akibat flu burung telah mencapai 13 jiwa dengan 60 orang terinfeksi virus.

Laporan pada Minggu (14/4) yang menyebutkan 11 kasus baru H7N9 yang infeksi manusia, telah menambah jumlah kasus flu burung di seluruh negeri menjadi 60 orang. Pada hari Minggu, Pemerintah Kota Shanghai telah melaporkan 24 kasus infeksi setelah tiga orang dikonfirmasi terinfeksi dengan serangan  baru pada Sabtu sore.

Dua kasus baru dilaporkan di Provinsi Henan pada Minggu (14/4) oleh kantor berita pemerintah Xinhua, saat situs internet pemerintah juga mengumumkan empat kasus baru di Zhejiang, dua di Jiangsu dan tiga di Shanghai bersama dengan dua kematian dalam kasus-kasus yang ada.

Virus flu burung H7N9 telah menyebar ke Provinsi Henan, Tiongkok tengah dan Beijing di sebelah utara setelah dua kasus infeksi baru dilaporkan di Henan pada Minggu pagi. Satu orang anak diuji positif mengalami serangan infeksi pada Sabtu.

Hingga kini, sebanyak 60 kasus H7N9 infeksi pada manusia telah dilaporkan secara nasional dengan 24 kasus di Shanghai, 16 kasus di Jiangsu, 15 kasus di Zhejiang, dua kasus di Anhui, dua kasus di Henan dan satu kasu di Beijing. Dari 60 orang yang terinfeksi, 13 orang di antaranya telah meninggal dunia.

Menurut Biro Kesehatan Provinsi Jiangsu, Tiongkok timur, seorang pria berusia 50 tahun bermarga Liu dan seorang pria 26 tahun bermarga Shan telah dikonfirmasi terinfeksi dengan virus H7N9. Sementara 29 orang yang telah berhubungan erat dengan mereka masih menunjukkan gejala normal sejauh ini.

Di Provinsi Zhejiang, departemen kesehatan setempat menyatakan, empat orang telah dinyatakan positif H7N9. Keempat orang tersebut masih dalam kondisi kritis. Pemerintah Tiongkok berharap bisa menyiapkan vaksin dalam tujuh bulan, tetapi dalam artikel kesehatan, seorang pakar asal AS mengatakan bahwa untuk mengembangkan salah satu vaksin membutuhkan waktu "beberapa bulan".

Para pakar kesehatan khawatir kemungkinan virus tersebut bermutasi menjadi bentuk yang mudah menular antara manusia. Hal itu akan berpotensi untuk memicu pandemi. Namun pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan saat itu belum ada bukti manusia ke manusia transmisi H7N9.

Otoritas kesehatan di Tiongkok menyatakan mereka tidak tahu persis bagaimana virus ini menyebar, namun diyakini akan berpindah dari unggas ke manusia. Pemerintah Beijing telah menghentikan perdagangan unggas dan bahkan menangkapi merpati liar, menurut laporan Radio Nasional Tiongkok pada Minggu.

Pada Minggu (14/4), seorang pejabat daerah mengumumkan lebih dari 500 unggas telah dimusnahkan di pinggiran kota Shunyi, Distrik Beijing, tempat kasus pertama flu burung H7N9 dilaporkan pada Sabtu.

Pemusnahan unggas itu terjadi setelah seorang anak perempuan tujuh tahun di kabupaten itu dikonfirmasi telah terinfeksi dengan serangan baru flu burung. Si anak mengalami gejala flu pada Kamis dan dikirim ke Rumah Sakit Ditan Beijing untuk pengobatan. Dia sekarang masih dalam kondisi stabil. [Xinhua/AFP/U-5] 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»