SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 19 September 2014
Pencarian Arsip

FBI: Penyelidikan Bom Boston Berskala Global
Rabu, 17 April 2013 | 6:48

Dinas intelijen AS menyelidiki ledakan bom di Boston. [Reuters] Dinas intelijen AS menyelidiki ledakan bom di Boston. [Reuters]

[BOSTON] Biro Penyelidik Federal Amerika (FBI) mengatakan, penyelidikan bom maut  di Maraton Boston, Senin (15/4), akan dilakukan ke seluruh dunia.    

Agen khusus yang bertanggung jawab dalam penyelidikan itu, Rick Deslauriers mengatakan, pihak berwenang akan pergi ke ujung bumi untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan keji  itu.

FBI memimpin upaya untuk menyelidiki apa yang disebut pejabat Gedung Putih  merupakan tindakan teror.  

Tiga orang tewas dalam ledakan itu, termasuk seorang anak berusia delapan tahun. Komisaris Kepolisian Boston Ed Davis mengatakan, 176 orang cedera, 17 kritis. Sejumlah korban kehilangan anggota tubuh.  

Gubernur Massachusetts, Deval Patrick mengukuhkan hanya dua alat peledak ditemukan, yaitu dua yang meledak. Para pejabat mengemukakan tidak ada ancaman tambahan yang diketahui.

Belum ada orang atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, dan pada konferensi pers hari Selasa (16/4) para pejabat menolak untuk mengomentari laporan mengenai tersangka dalam tahanan.  

Presiden Barack Obama telah memerintahkan agar bendera Amerika dikibarkan setengah-tiang untuk menghormati para korban.  

Beberapa jam setelah sepasang bom meledak hanya selang beberapa detik dekat garis finis, dalam salah satu lomba maraton paling bergengsi di dunia,  polisi lokal dan federal, menggrebek sebuah rumah di pinggir kota Boston. Polisi tampak mebawa beberapa tas berisi barang-barang.    
Cek Kamera
Sementara itu, para penyidik di Boston mulai meneliti gambar-gambar dari kamera keamanan yang tersebar luas di kota itu, untuk mencari petunjuk tentang siapa yang menanam bom maut di dekat garis finish Maraton Boston.  

Pihak berwenang juga mengimbau agar masyarakat menyerahkan video amatir atau foto yang mungkin memberikan informasi tentang dua ledakan yang menewaskan tiga orang dan melukai 150 lainnya itu.  

Banyak kota Amerika, termasuk Boston, telah memasang kamera keamanan di lokasi-lokasi publik yang penting, dengan harapan mencegah terorisme dan memberikan bukti tentang kejahatan lainnya.  

Kamera keamanan dipasang di distrik perbelanjaan Boston yang ramai, seperti jalan di mana bom meledak, dan sepanjang jalan utama kota itu.  

Boston memasang hampir 500 kamera pada sistem kereta bawah tanah, dan lebih banyak lagi pada bus kota. Kamera di jembatan dan di gerbang tol bisa melacak siapa saja yang melaluinya.  

Kamera-kamera tersebut dihubungkan dengan Real Time Crime Center kota Boston, di mana polisi dapat memonitor aktivitas di sebagian besar kota.  

Sistem itu menghubungkan Boston dan delapan komunitas yang berdekatan sehingga pihak berwenang dapat berbagi foto dan mungkin melacak gerakan tersangka. [AP/Rtr/VOA/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»