SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

Chen Akhirnya Tiba di New York
Senin, 21 Mei 2012 | 6:14

Chen Guangcheng. [Reuters] Chen Guangcheng. [Reuters]

[NEW YORK] Setelah menunggu selama dua minggu, pengacara buta Chen Guangcheng kini telah berada di New York bersama keluarganya.

Apa arti kebebasan ini bagi Chen dan Cina? Chen Guangcheng menjadi aktivis HAM Cina paling dikenal di dunia, setelah melarikan diri dari tahanan rumah ke Kedutaan Amerika Serkiat (AS) di Beijing. Sejak itu, hubungan pemerintah AS dan Cina pun menegang.

Chen dan keluarganya harus menunggu selama dua minggu di rumah sakit Beijing, untuk memperoleh dokumen bepergian.

Pada Sabtu (19/5) pagi, mereka diberitahu akan segera berangkat ke Amerika Serikat. Chen berulang kali mengatakan, ia tidak mencari suaka di AS dan akan kembali ke Cina. Ia juga mengutarakan kekhawatirannya akan nasib keluarga yang ia tinggalkan.

Tetapi berdasarkan kasus di masa lampau, Pemerintah Cina akan sulit memberikan izin kepada Chen untuk kembali. Apalagi kepergiannya menyebabkan nama Cina tercoreng di mata internasional dan krisis diplomatik dengan AS.

Chen mendapat beasiswa untuk kuliah hukum di Universitas New York dan telah pindah ke apartemen di Manhattan bersama istri dan dua orang anaknya. Menurut pengamat politik Sun, Chen dan aktivis senasib dengannya, lebih memiliki pengaruh saat berada di Cina.

"Walau di Cina ia menjadi tahanan rumah dan tidak diijinkan berbicara dengan siapapun, ia tetap berpengaruh karena banyak orang yang mengamati apa yang terjadi padanya,” katanya. [DW/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN