SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

AS Khawatir Terjadi Pembantaian di Aleppo
Jumat, 27 Juli 2012 | 9:32

Menjelang pertempuran yang berskala besar, bentrokan sudah terjadi di jalan-jalan Kota Aleppo. [Reuters] Menjelang pertempuran yang berskala besar, bentrokan sudah terjadi di jalan-jalan Kota Aleppo. [Reuters]

[DAMASKUS] Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan pasukan Suriah tengah mempersiapkan pembantaian di Kota Aleppo, menyusul pengerahan artileri dan pesawat tempur mereka untuk menggempur kelompok pemberontak di kota itu.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan, berdasarkan laporan yang dapat dipercaya, pasukan Suriah telah menyiapkan tank-tank, pesawat tempur, serta helikopter di luar Kota Aleppo, yang digambarkan sebagai kesiapan tempur terbesar semenjak krisis politik pecah di Suriah 16 bulan silam.

"Kami khawatir akan terjadi pembantaian di Aleppo, melihat keseriusan mesin perang rezim Suriah," kata Juru Bicara Deplu AS, Victoria Nuland, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Pasukan dan tank-tank pemerintah dilaporkan mengelilingi kota dan tentara tambahan dilaporkan tengah menuju kota terbesar kedua di Suriah itu.

Pasukan pemberontak yang mengklaim telah menguasai setengah dari Kota Aleppo, telah mendirikan pos pemeriksaan dan menempatkan penembak jitu.

Mereka juga mulai menyimpan amunisi dan pasokan medis. Sebelumnya dilaporkan, sebanyak 34 orang tewas di Aleppo dan sekitarnya, demikian klaim kelompok pemberontak. "Sebagian besar warga sipil menjadi korban pebgeboman," kata aktivis Abu Mohammad al-Halabi.

Seorang sumber keamanan Suriah mengatakan bahwa pasukan khusus telah didatangkan di luar Kota Aleppo dan disiagakan untuk menghadapi serangan balasan hari Jumat atau Sabtu.

Keterangan yang sama juga diberikan oleh kelompok hak asasi Suriah yang berkantor di London, Syrian Human Rights Observatory, yang menyatakan,  pasukan tambahan didatangkan dari Damaskus ke Aleppo dari arah selatan. Pasukan dan tank-tank juga dilaporkan didatangkan dari Kota Hama dan dari pos perbatasan dengan Turki di Provinsi Idlib.

Aleppo adalah ibukota perdagangan Suriah dan merupakan kunci untuk menguasai wilayah utara negara itu. Bentrokan di jalan-jalan dilaporkan terjadi di seluruh Aleppo selama beberapa hari terakhir.

Pasukan pemberontak berupaya bertahan di sejumlah tempat yang telah mereka kuasai dalam serangan yang dimulai akhir pekan lalu. [BBC/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN