Pesawat Bertenaga Matahari Pulang Kandang dengan Selamat
Rabu, 25 Juli 2012 | 13:37
Pesawat bertenaga matahari tiba di bandara di Swiss [google] [ZURICH] Pesawat bertenaga matahari buatan Swiss akhirnya
kembali ke kandang di negeri bersalju itu setelah melengkapi penerbangan
bersejarah antarbenua pada Selasa (24/7) waktu setempat.
Pesawat berteknologi tinggi tersebut disambut kerumunan
massa yang antusias di bandara Payerne sebelah barat Swiss. Pesawat ini memulai
penerbangan dari Eropa menuju Afrika Utara pada 24 Mei lalu.
“Ini merupakan sebuah perjalanan yang luar biasa. Tidak
hanya dengan yang bisa dihasilkan oleh pesawat ini, tetapi juga karena kami
memiliki tim yang solid,” ungkap Andre Borschberg, salah satu pimpinan proyek.
Perjalanan pesawat yang diawaki pilot Bertrand Piccard ini
sebelum mendarat di Swiss sempat tertunda di Toulouse, Prancis selatan selama
sepekan karena faktor cuaca berawan. Padahal pesawat sudah melengkapi
perjalanannya melalui Spanyol, Maroko dan berniat kembali pulang ke Swiss.
Pesawat high-tech ini memiliki sayap degan panjang seperti
pesawat penerbangan biasa, namun beratnya tak lebih dari sebuah mobil kecil,
dan diisi oleh sel solar sebanyak 12.000 dengan empat mesin listrik.
Tahun lalu pesawat ini sudah melalui jarak 6.000 km dari
Paris menuju ke Brussels.
Perjalanan pesawat bertenaga matahari ini terjauhnya dengan rekor 26 jam, 10 menit, 19 detik.
Pesawat ini juga mampu mencetak rekor terbang pada ketinggian 9.235 meter.
[L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
