SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 20 Juni 2013
Pencarian Arsip

Facebook Beli Aplikasi Instagram Rp 9 Triliun
Rabu, 11 April 2012 | 13:18

Ilustrasi Facebook Ilustrasi Facebook

[SAN FRANCISCO] Pengelola jejaring sosial Facebook mengumumkan pembelian Instagram, aplikasi telepon pintar untuk mengedit dan berbagi foto. Facebook membayar US$1 miliar (sekitar Rp 9 triliun) dalam bentuk uang segar dan saham untuk keperluan belanjanya itu. Instagram diperkirakan dipakai oleh lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia.  

Instagram sebenarnya baru diluncurkan Oktober 2010 lalu, mulanya hanya digarap untuk iPhone sebelum kemudian juga didesain sebagai aplikasi Android pekan lalu. Pendiri dan direktur utama Facebook Mark Zuckerberg mengatakan akan terus mengembangkan Instagram sebagai merek terpisah, agar bisa dipakai pula sebagai aplikasi untuk layanan jejaring pesaing Facebook.  

Aplikasi ini gratis dan penggunanya bisa memanfaatkan 17 lapisan pada foto yang mereka ambil, mulai dari mengubah nuansa warna sampai memberi foto kesan yang berbeda, sebelum akhirnya diunggah.  

Ternyata aplikasi Instagram sangat digemari. Menurut Instagram kini layanan ini dipakai lebih dari 30 juta pengguna yang mengunggah lebih dari 5 juta gambar setiap hari.  

Paul Kedrosky, seorang investor bidang teknologi serta penulis blog the Infectious Greed, menjelaskan fenomena Instagram itu kepada pada BBC. "Setahu saya Instagram hanya punya 13 pekerja, jadi dengan transaksi ini tiap kepala dapat bagian $77 juta. Ini adalah deal bisnis paling mahal dalam sejarah," tambahnya.   

Zuckerberg juga menulis dalam laman Facebook-nya: "Menurut kami fakta bahwa Instagram juga terkoneksi dengan layanan (jejaring) lain di luar Facebook merupakan bagian dari pengalaman yang penting."  

"Adalah sebuah tonggak penting bagi Facebook karena untuk pertama kalinya kami membeli sebuah produk dan perusahaan yang dipakai begitu banyak pengguna. Kami tidak punya rencana melakukan banyak hal semacam ini, kalau pun nanti barangkali ada lagi (transaksi serupa)," tutur Zuckerberg.  

Sementara menurut analis Paul Kedrosky, transaksi dilakukan super cepat. "Kabarnya langsung deal secepat kilat. Setelah meluncurkan versi Android pekan lalu dan menambah pengguna sejuta orang per hari, jelas kalau aplikasi ini bukan cuma soal berbagi foto, ini jejaring sosial lain yang juga sangat kompetitif, dan mungkin ada kekhawatiran akan masuknya pesaing lain yang juga berminat dengan transaksi ini."  

"Itu satu-satunya alasan kenapa Facebook melakukan hal ini diam-diam dan sebelum masa penawaran saham perdana dimulai." [BBC/U-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN