Baca Produk SP | Harian - Mingguan - Epaper | Telp : 021-5785 1555, Fax : 021-5785 1554
 

Return to the FRONTPAGE of Suara Pembaruan Online.
Edisi Digital E-Paper Suara Pembaruan KLIK DISINI ! tersedia mulai pukul 16:00 wib setiap hari.
Edisi Mingguan Suara Pembaruan KLIK DISINI ! Dalam Format Html
Indeks Berita SP Mulai Tahun 2005-2009 KLIK DISINI !
Indeks Berita SP Tahun 2010 KLIK DISINI !

News Suara Pembaruan

Detail | Back

ZOOM2009-05-19
Apa Neoliberalisme Itu?

Kwik Kian Gie
engan dipilihnya Boediono sebagai cawapresnya SBY, diskusi tentang neoliberalisme (neolib) menjadi marak. Namun, diskusinya tidak memberikan gambaran jelas.

Liberalisme adalah paham yang sangat jelas digambarkan oleh Adam Smith dalam bukunya yang terbit pada 1776 dengan judul An inquiry into the Nature and the Causes of the Wealth of Nations. Buku ini sangat terkenal dengan singkatannya The wealth of nations dan luar biasa pengaruhnya. Dia menggambarkan pengenalannya tentang kenyataan hidup. Intinya sebagai berikut.

Manusia adalah homo economicus yang senantiasa mengejar kepentingannya sendiri guna memperoleh manfaat atau kenikmatan yang sebesar-besarnya dari apa saja yang dimilikinya. Kalau karakter manusia yang egosentris dan individualistis, seperti ini dibiarkan tanpa campur tangan pemerintah sedikitpun, dengan sendirinya akan terjadi alokasi yang efisien dari faktor- faktor produksi, pemerataan dan keadilan, kebebasan, daya inovasi, dan kreasi berkembang sepenuhnya. Prosesnya sebagai berikut.

Kalau ada barang dan jasa yang harganya tinggi, sehingga memberikan laba yang sangat besar (laba supernormal) kepada para produsennya, banyak orang akan tertarik memproduksi barang yang sama. Akibatnya, suplai meningkat dan ceteris paribus harga turun. Kalau harga turun sampai di bawah harga pokok, ceteris paribus supply menyusut karena harga meningkat lagi. Harga akan berfluktuasi tipis dengan kisaran yang memberikan laba yang sepantasnya saja (laba normal) bagi para produsen. Hal yang sama berlaku buat jasa distribusi.

Buku ini terbit pada 1776, ketika hampir semua barang adalah komoditas yang homogen (stapel producten), seperti gandum, gula, garam, dan katun. Lambat laun daya inovasi dan daya kreasi dari beberapa produsen berkembang. Ada saja di antara para produsen barang sejenis yang lebih pandai, sehingga mampu melakukan diferensiasi produk. Sebagai contoh, garam dikemas ke dalam botol kecil praktis yang siap pakai di meja makan. Di dalamnya, ditambahi beberapa vitamin dan diberi merek yang dipatenkan. Dia mempromosikan garamnya yang berlainan dengan garam biasa.

Konsumen percaya dan ber-sedia membayar lebih mahal. Produsen bisa memperoleh laba tinggi tanpa saingan untuk jangka waktu yang cukup lama. Selama itu, dia menumpuk laba tinggi (laba supernormal) yang menjadikannya kaya.

Karena semuanya dibolehkan tanpa pengaturan oleh pemerintah, dia mulai melakukan persaingan yang mematikan para pesaingnya dengan cara kotor, yang ditopang oleh kekayaannya. Sebagai contoh, produknya dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga pokok. Dia merugi. Kerugiannya ditopang dengan modalnya yang sudah menumpuk. Dengan harga ini semua pesaing akan merugi dan bangkrut. Dia tidak, karena modalnya yang paling kuat. Setelah para pesaingnya bangkrut, dengan kedudukan monopoli, dia menaikkan harga produknya sangat tinggi.

Contoh lain, kasus pabrik rokok yang membeli rokok pesaingnya, disuntik sangat halus dengan cairan sabun. Lantas dijual lagi ke pasar. Beberapa hari lagi, rokoknya rusak sehingga mereknya tidak laku, pabriknya bangkrut.

Yang digambarkan Adam Smith mulai tidak berlaku lagi, karena apa saja boleh. Pengusaha majikan mulai mengerjakan sesama manusia dengan gaji dan lingkungan kerja yang di luar perikemanusiaan. Puncaknya terjadi dalam era revolusi industri, yang antara lain mengakibatkan anak-anak dan wanita hamil dipekerjakan di tambang-tambang. Perempuan melahirkan dalam tambang di bawah permukaan bumi. Mereka juga dicambuki bagaikan binatang. Dalam era itu seluruh dunia mengenal perbudakan, karena pemerintah tidak boleh campur tangan melindungi buruh.

Dalam kondisi seperti itu, lahir pikiran Karl Marx. Banyak karyanya, tetapi yang paling terkenal menentang Adam Smith adalah Das Kapital yang terbit 1848. Marx menggugat semua ketimpangan yang disebabkan mekanisme pasar yang tidak boleh dicampuri pemerintah. Marx berkesimpulan, untuk membebaskan penghisapan manusia oleh manusia, tidak boleh ada orang yang mempunyai modal yang dipakai untuk berproduksi dan berdistribusi dengan maksud memperoleh laba. Semuanya harus dipegang oleh negara dan setiap orang adalah pegawai negeri.




Persaingan

Dunia terbelah dua. Uni Soviet, Eropa Timur, Tiongkok, dan beberapa negara menerapkannya. Dunia Barat mengakui sepenuhnya gugatan Marx, tetapi tidak mau membuang mekanisme pasar dan kapitalisme. Eksesnya diperkecil dengan berbagai peraturan dan pengaturan. Setelah dua sistem ini bersaing selama 40 tahun, persaingan dimenangkan oleh Barat. Maka tidak ada lagi negara yang menganut sistem komunisme ala Marx-Lenin-Mao.

Semuanya mengadopsi mekanisme pasar dan mengadopsi kapitalisme dalam arti sempit, yaitu dibolehkannya orang per orang memiliki kapital untuk berproduki dan berdistribusi dengan motif mencari laba. Tetapi, kapital harus berfungsi sosial. Apa arti dan bagaimana perwujudannya? Sangat beragam. Keragaman ini berarti juga bahwa kadar campur tangannya pemerintah sangat bervariasi, dari yang sangat minimal sampai yang banyak sekali.

Orang-orang yang menganut paham bahwa campur tangan pemerintah haruslah sekecil mungkin adalah kaum neolib. Mereka tidak bisa mengelak terhadap campur tangan pemerintah, sehingga tidak bisa lagi mempertahankan liberalisme mutlak dan total, tetapi harus militan mengerdilkan pemerintah untuk kepentingan korporatokrasi. Jadi, walaupun yang liberal mutlak, yang total, yang laissez fair laissez aller dan laissez fair laissez passer, yang cut throat competition dan yang survival of the fittest mutlak sudah tidak bisa dipertahankan lagi, kaum neolib masih bisa membiarkan kekayaan alam negara kita dihisap habis oleh para majikannya yang kaum korporatokrat dengan dukungan Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, dan IMF.

Tim ekonomi dalam pemerintahan di Indonesia sejak 1967 adalah kaum neolib yang lebih ekstrem dari rekan-rekannya di negara-negara barat. Perkecualiannya hanya sebentar sekali, yaitu selama kabinet Gus Dur.


Penulis adalah Mantan Menko Ekuin


 
::.. BERITA UTAMA
KPK Unjuk Gigi
Semua Batas Wilayah Belum Tegas Ditetapkan
Darmin Makan Korban
UU yang Disusupi Kepentingan Asing DPR Siap Revisi
HKTI Organisasi Kepentingan Elite
::.. NASIONAL
2010-09-03
Kasus Pemilihan Miranda PDI-P Mendatangi KPK
SP/Charles Ulag
Ketua Fraksi PDI-P DPR Tjahjo Kumolo (tengah) didampingi anggota Fraksi PDI-P DPR l ...

2010-09-03
Survei Indo Barometer Kepuasan Masyarakat Kian Menurun
sp/charles ulag
M Qodari

[JAKARTA] Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Su ...

::. INTERNASIONAL
2010-09-03
Netanyahu-Abbas Sepakat Bertemu Setiap Dua Minggu
AP/Jason Reed
PM Israel Benjamin Netanyahu (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Palestina Mahmou ...

2010-09-03
Figur
Tak Terima Dihina

Carla Bruni, istri Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, mendapat pembelaan dari Pe ...

::.. EKONOMI
2010-09-03
Investasi Prancis Masih Minim Disiapkan, Skema Penjaminan Investasi Infrastruktur
istimewa
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan (tengah) menjelaskan tentang ...

2010-09-03
Investasi Prancis Masih Minim Disiapkan, Skema Penjaminan Investasi Infrastruktur
istimewa
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan (tengah) menjelaskan tentang ...

::.. EDITORIAL & OPINI
2010-09-03
Dana Pertahanan AS dan Keamanan Global
Oleh : Wim Tangkilisan

Terdapat dua hal menarik mengenai bidang pertahanan dua negara adidaya, ...

2010-09-03
Ibadah dalam Nuansa 65 Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI
Oleh : Andreas A Yewangoe

"Kristen Indonesia tidak mengenal dikotomi mayoritas dan minoritas. Pem ...

::.. JABODETABEK
2010-09-03
Razia Parsel
Joanito De saojoao
Petugas Pemprov DKI Jakarta memeriksa parsel di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (2/ ...

2010-09-03
Ramadan Bangun Moral Polri
Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan Ramadan sebagai wahana yang tepat dalam m ...
2010-09-03
Pemkot Tangsel Lebarkan Jalan 10 Meter
Sejumlah jalan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, akan mengalami pelebaran sekitar 10 mete ...
2010-09-03
Stres, Remaja Loncat dari Gedung
Solihun, seorang pemuda yang diduga stres nekat loncat dari lantai 5 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ...
::.. NUSANTARA
2010-09-03
18 Ketua DPC Gerindra Sulsel Dipecat
Mosi tidak percaya yang dilakukan 18 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Andi Rudiy ...

::.. OLAHRAGA
2010-09-03
Brasil Rampungkan Logo Olimpiade 2016
Pihak penyelenggara Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro sudah merampungkan pemilihan logo untuk Olimpia ...
2010-09-03
Solo Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16
Stadion Manahan Solo dipastikan akan menjadi tempat penyelenggaraan Kejuaraan Sepakbola ASEAN (AFF) ...
::.. GLOBAL NEXUS
2010-04-26
Wawancara Imajiner dengan Bung Karno “The Tampaksiring Consessus”
Oleh : Christianto Wibisono

CW: Tiga hari tiga malam suntuk elite Indonesia retreat di Istana Tam ...

::.. KESRA
2010-09-03
Mendesak, Penataan Ulang Anggaran Pendidikan
[JAKARTA] Penataan anggaran pendidikan yang tersebar di sejumlah kementerian, sehingga pengawasannya amburadul, merupakan hal mendesak. Apabila alokasi anggaran amburadul dan pengawasannya sangat lema ...
::.. HIBURAN
2010-09-03
Deddy Prasetyo Jangan Pernah Berhenti Belajar
Tidak banyak orang yang tahu siapa di balik kesuksesan petenis nomor satu Indonesia saat ini, Christopher Rungkat. Dengan tekun, sejak Christopher masih sangat belia, sang pelatih yang bernama Deddy P ...
2010-09-03
Catherine Zeta-Jones Setia Dampingi sang Suami
imageshack.us

Istri yang setia pasti tak mau melihat suaminya berada dalam kondisi menyakitkan. Bahkan, tak jarang ada yang menderita stres karena tidak tega menyaksikan sang belahan jiwa terkapar ...

::.. IPTEK & TELKO
2010-09-02
Indonesia di Antara 129 Gunung Api
AP/Roone Patikawa
Gunung Sinabung mengeluarkan material vulkanik ke udara di Karo, Sumatera Utara, Senin (30/8). Gunung yang tidak aktif selama empat abad itu mengeluarkan awan panas dan debu vulkani ...

::.. SUARA PEMBACA
Haryono Square Lecehkan Konsumen
Hari Rabu, 1 September 2010, sekitar pukul 13.00 saya berencana mendatangi apartemen bersubsidi di daerah Jl MT Haryono, Jakarta Timur. Ternyata saya salah gedung. Kantor yang saya datangi adalah kant ...
Tatib DPR Beri Peluang untuk Malas
Kemalasan anggota DPR tampaknya masih terus berlanjut padahal berbagai fasilitas sudah mereka terima. Lihat saja, pembahasan final RUU Pencucian Uang yang semula akan dilaksanakan pada Rabu (25/8/2010 ...
Sekjen PBB Puji Peranan Presiden Yudhoyono
Sekjen PBB Ban Ki-moon memuji peranan Presiden SBY dalam kerangka PBB menangani berbagai masalah yang dihadapi dunia. Pujian itu disampaikan Ban Ki-moon di Markas Besar PBB New York pada Selasa, 24 Ag ...







About Us | Contact Us | ©2008 Suara Pembaruan Online | Counter :