Yusril Ingatkan Denny Indrayana Bahwa Ini Negara Hukum, Bukan Negara Penguasa
Jumat, 9 Maret 2012 | 8:24
Yusril Ihza Mahendra [google] [JAKARTA] Pakar
Hukum Tata Negara Yusril Izha Mahendra menuding Wakil Menteri Hukum dan HAM
(Wamenkumham)
Denny Indrayana tidak kesatria dan mencoba melekatkan stigma bahwa dirinya pro
koruptor.
Hal itu
dikemukakan Yusril menanggapi pernyataan selamat dari Denny Indrayana terkait
dikabulkannya gugatan 7 narapidana korupsi oleh Pengadilan Tata Usaha Negara
Jakarta (PTUN), beberapa waktu lalu.
"Sudah
menjadi kebiasaan Denny untuk membelokkan persoalan dengan cara memojokkan
lawan debatnya ketika terdesak," kata Yusril di Jakarta, Kamis (8/3).
Sebelumnya,
Denny mengucapkan selamat bernada sindiran kepada Yusril. Deny terlihat tidak
terima dengan putusan pengadilan tersebut. "Saya ucapkan selamat kepada
Bapak Yusril Izha Mahendra yang telah membebaskan koruptor," tuturnya.
Yusril
menegaskan, Denny seharusnya menerima kekalahannya. Pasalnya, kebijakan tentang
moratorium dan pengetatan narapidana sudah diuji di pengadilan dan terbukti
bertentangan dengan undang-undang yang berlaku.
"Putusan pengadilan
harusnya menjadi pelajaran bagi Denny Indrayana, bahwa ini negara hukum. Semua
kebijakan penguasa haruslah berdasar hukum, bukan atas kemauan penguasa,"
tegas mantan Menteri Sekretaris Negara ini.
Ia menambahkan,
Denny mencoba menyudutkan dirinya dan membangun image seolah-olah telah
membebaskan koruptor dan pro-koruptor.
"Kalau
besok yang saya bela adalah narapidana teroris, Denny juga akan bilang saya
membebaskan teroris dan pro-teroris. Saya sudah biasa dengan label atau cap
demikian," tuturnya.
Yusril
mencontohkan, ketika ia membela sekitar 300 eks Mahid di Eropa. "Saya
dituduh membela PKI. Bahkan dibilang pro-PKI. Padahal semua orang tahu saya ini
anak Masyumi, musuh utama PKI," katanya. [R-14]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Mantan Kasdam Jaya Akan Beli Kembali Lahan yang Dieksekusi
Pimpinan Geng Cewek di Pasuruan Dilapokan ke Polisi
