SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 29 Agustus 2014
Pencarian Arsip

Yurizal Divonis 22 Bulan Penjara
Senin, 30 Januari 2012 | 18:03

[JAKARTA] Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, yang diketuai oleh Eka Budi Prijanta memvonis terdakwa korupsi pengadaan mesin jahit dan sapi impor di Departemen Sosial (Depsos), Yusrizal, dengan pidana penjara selama satu tahun dan 10 bulan penjara.   Serta pidana denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Sebab, terbukti menyalahgunakan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain.

"Mengadili, menyatakan terdakwa talah terbukti dan meyakinkan melakukan tipikor secara bersama-sama dan berlanjut, sebagaimana dalam dakwaan kedua, yaitu melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP," kata Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, Eka Budi Prijanta, Senin (30/1).

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim mengatakan, Yusrizal selaku Kasubdit Kemitraan Usaha Direktorat Bantuan Sosial Fakir Miskin Ditjen Bansos Kementerian Sosial, terbukti menyalahgunakan kewenangan, dengan berperan aktif dalam penunjukan langsung PT Lasindo, milik Musfar Aziz, dalam pengadaan mesin jahit dari APBN tahun 2004, ABT tahun 2004 dan APBN tahun 2006. Serta, berperan aktif dalam penunjukkan PT Atmadhira Karya dalam pengadaan sapi impor tahun 2004.

Atas perannya tersebut, Majelis Hakim meyatakan negara dirugikan Rp 20,37 miliar untuk pengadaan mesin jahit, dan Rp 1,96 miliar untuk pengadaan sapi. Sehingga, total merugikan negara Rp 22,34 miliar.  [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»