SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 April 2014
Pencarian Arsip

Warga Resmi Tempati Rusunawa Cakung
Senin, 15 April 2013 | 18:24

Ilustrasi rusunawa. [Antara] Ilustrasi rusunawa. [Antara]

[JAKARTA] Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendatangi rumah susun sewa (rusunawa) Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Senin (15/4) sore, meninjau proses relokasi warga Jalan Gembira, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang pemukimannya terkena gusuran dalam pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, Jokowi langsung disambut warga Guntur yang telah tiba terlebih dahulu dan menunggunya sejak siang.  

Tanpa membuang waktu, Jokowi langsung menuju lantai dua Blok A Rusun Pinus Elok dan melihat beberapa unit yang sudah ditempati.  

Dengan didampingi Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta, Jonathan Pasodung, Jokowi secaea simbolis menyerahkan kunci kepada seorang penghuni bernama Jayadi.  

Mantan Wali Kota Solo ini kemudian memastikan warga yang sebelumnya keberatan sudah mendapat tempat tinggal yang baru di rusunawa tersebut. Dengan menempati rusunawa ini, Jokowi berharap tidak ada lagi warga Guntur yang mengeluhkan permasalahan penggusuran.

"Ini semua jumlahnya berapa? Sudah 47 kan? Saya kunci ya, jangan ada yang tahu-tahu minta tambah lagi. Jadi jangan nginep ke rumahku lagi. Bertamu enggak apa-apa,  tapi enggak usah nginep, kayak kemarin," kata Jokowi dengan nada canda.


Kepada warga Guntur yang telah menempati Rusunawa Pinus Elok, Jokowi meminta agar kebersihan di lingkungan itu tetap terjaga.

Dikatakan, tak hanya air dan listrik, pihaknya juga akan menyediakan fasilitas berupa satu unit televisi di masing-masing unit.

"Ini kan mendadak dari malam, banyak yang belum dibersihkan, ini rumah bapak dan ibu semua sekarang, jadi ya mbok dibersihkan. Air sudah ada, listrik udah nyala. Tinggal nanti tv ya satu-satu," kata Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga membagikan beras dan peralatan sekolah berupa tas dan buku kepada para penghuni baru rusunawa.

Sejak siang tadi, sekitar 47 KK warga Guntur memindahkan barang-barang mereka dengan menggunakan truk dan bus yang sediakan Pemprov DKI Jakarta.  

Setelah tiba di rusunawa, mereka langsung menempati unit-unit yang ada di rusunawa.


Seperti diketahui, kemarin siang, sejumlah warga Guntur mendatangi rumah dinas Jokowi di Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat.  

Mereka berdiam di rumah dinas itu hingga malam hari menunggu Jokowi menemui mereka.  

Warga Guntur terkena penggusuran oleh pihak KPK karena di lahan tersebut akan dibangun gedung KPK yang baru. Dengan demikian warga yang memiliki tempat tinggal di kawasan itu diminta untuk segera pindah. [F-5]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN