Wapres: Pengeras Suara Azan Perlu Diatur
Jumat, 27 April 2012 | 11:23
[google] [JAKARTA] Wakil Presiden Boediono minta Dewan Masjid
Indonesia untuk mulai membahas tentang pengaturan penggunaan pengeras suara di
masjid.
"Kita semua sangat memahami bahwa azan adalah panggilan suci bagi umat
Islam untuk melaksanakan kewajiban salatnya," kata Wapres Boediono saat
memberikan pengarahan sekaligus membuka Muktamar VI Dewan Masjid Indonesia
(DMI) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Jumat (27/4).
Hadir dalam acara itu Menteri Sosial Salin Segaf Al Jufri.
Menurut Wapres, apa yang dirasakan barang kali juga dirasakan oleh orang lain,
yaitu bahwa suara azan yang terdengar sayup-sayup dari jauh terasa lebih
merasuk ke sanubari dibanding suara yang terlalu keras, menyentak, dan terlalu
dekat ke telinga.
Menurut Wapres, Al-Quran pun mengajarkan kepada umat Islam
untuk merendahkan suara, sambil merendahkan hati ketika berdoa memohon
bimbingan dan petunjuk-Nya.
Wapres dalam
kesempatan itu juga menyoroti soal masalah kebersihan umat Islam. "Kita
semua pernah mendengar atau membaca hadis Rasulullah SAW yang terkenal, yang mengatakan bahwa kebersihan adalah
bagian dari iman. Setiap mukmin harus menjaga kebersihan dirinya dan
lingkungannya," kata Wapres.
Dikatakan, masjid sebagai tempat suci untuk melaksanakan
ibadah yang diperintahkan Allah harus menjadi contoh sebagai tempat paling
bersih di antara tempat-tempat lain.
Kebersihan, terutama di tempat berwudhu, serta aroma yang sedap di lingkungan
masjid akan menambah kekhusyukan umat dalam beribadah. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
