SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 April 2014
Pencarian Arsip

UU MK Direvisi, Mahfud Tenang-tenang Saja
Rabu, 22 Juni 2011 | 7:47

Ketua MK, Mahfud MD Ketua MK, Mahfud MD

[JAKARTA] Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengaku tak khawatir dengan hasil revisi atas perubahan UU No 24/2003 tentang Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, hal itu tidak akan mengerdilkan MK. Namun jika ada judicial review yang diajukan terkait UU itu, MK akan menanggapinya.

Demikian disampaikan Mahfud pada wartawan seusai rapat koordinasi dengan Panitia Kerja Mafia Pemilu Komisi II DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/6). "Saya tidak khawatir. Tidak ada masalah dengan Undang-undang itu," ucap Mahfud.

Mahfud yang mantan politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai, Undang-undang itu sudah baik dan tepat. "Kalau pemerintah dan DPR sudah cukup lama membahasnya, maka mereka tak perlu terombang-ambing oleh opini. Kita setuju itu disahkan dan MK menghormati undang-undang itu," ujar Mahfud.

Namun, Mahfud melanjutkan, MK tidak menutup diri jika ke depannya ada orang yang melakukan judicial review terhadap undang-undang ini. "Kecuali ada orang yang karena undang-undang ini merasa hak konstitusionalnya dirugikan, dan dia memiliki legal standing, baru MK akan mempelajarinya," ucap Mahfud.

Terkait himbauan Menkumham, Patrialis Akbar agar MK tak mengadili dirinya sendiri, Mahfud sependapat. "Ya, itu dulu teori saya waktu di DPR. Dilarang hakim itu melakukan nemo iudex in causa sua. Artinya mengadili kasus yang tersangkut dirinya sendiri," ucap Mahfud. Namun Mahfud menegaskan, judicial review bukan terkait pribadi, melainkan institusi.

"Kalau ada orang yang mengajukan, tentu MK tidak boleh menolak. Namun kita lihat orang yang mengajukan siapa, kalau dia tidak punya kerugian terhadap undang-undang ini, maka MK tidak akan menanggapinya. Karena MK ini bermartabat dan tidak mau diperalat orang," papar Mahfud.

Sebelumnya, DPR telah memutuskan mensahkan revisi Undang-Undang MK dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Parlemen, Selasa (21/6) pagi. [YHD/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN