Turis Tidur di 'Conveyor Belt' Bandara Italia
Minggu, 12 Agustus 2012 | 12:07
Para penumpang tengah mengambil barang bawaan di Bandara Internasional Roma, Italia. [SP/Gusti Lesek] [ROMA] Petugas Bandara Internasional Fiumicino, Roma, Italia, pasti sangat terkejut saat alat pemindai sinar
X bandara itu menangkap sesuatu yang mencurigakan.
Sesuatu yang mencurigakan itu bukanlah benda berbahaya seperti bahan
peledak, bukan juga obat-obatan terlarang, tetapi sesosok manusia.
Orang itu ternyata seorang wisatawan asal Norwegia yang tertidur di atas conveyor
belt yang biasa digunakan untuk membawa barang bawaan penumpang menuju ke
pesawat terbang.
Wisatawan berusia 36 tahun yang tak disebutkan identitasnya itu dilaporkan
memanjat salah satu meja pendaftaran penumpang.
Dia kemudian tertidur di atas alat pengangkut koper dan barang-barang
lainnya itu.
Tidur Lelap
Begitu lelapnya dia tertidur sehingga dia tak merasakan saat conveyor
belt itu bergerak membawanya berkeliling hingga sejauh 50 meter.
Wisatawan itu masih tertidur ketika seorang petugas bandara melihatnya
melalui mesin pemindai sinar X. Petugas itu kemudian menghentikan mesin dan
melapor kepada polisi.
Menurut harian La Repubblica, wisatawan itu dalam kondisi mabuk berat dan
kini menghadapi dakwaan terkait insiden itu.
Kejadian ini memicu pertanyaan soal keamanan bandara, namun seorang juru
bicara kepolisian kepada La Repubblica mengatakan, orang itu tidak akan bisa
lolos ke wilayah bandara yang dijaga ketat.
"Terdapat sistem keamanan yang hanya bisa dibuka oleh petugas bandara
yang bertugas mengangkut barang bawaan penumpang," kata polisi itu.
"Turis Norwegia itu bisa saja terbawa berkeliling bandara namun dia
akan terhenti di wilayah bandara paling sensitif," tambahnya. [BBC/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
