SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 17 September 2014
Pencarian Arsip

Terkait Pengelolaan Lingkungan

Tujuh RS di Banten Berpredikat Merah
Jumat, 1 Februari 2013 | 6:35

Sungai Cibanten Tercemar Limbah. [google] Sungai Cibanten Tercemar Limbah. [google]

[SERANG] Sebanyak  7 rumah sakit (RS) di Banten dinilai masuk dalam kategori merah atau di bawah standar dalam pengelolaan lingkungan. 

Penilaian tersebut beberdasarkan hasil Program Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Banten sepanjang tahun 2012 lalu.

Kepala BLHD Provinsi Banten Karimil Fatah Sulaeman mengatakan, dari 99 perusahaan di Banten yang dinilai ikut berperan dalam melindungi dan mengelola lingkungan di Banten, sebanyak 30 perusahaan dikategorikan merah.

Sementara untuk berkategori biru sebanyak 60 perusahaan, dan 9 perusahaan mendapatkan kategori hijau. “Sejauh ini perushaan yang berkategori hitam tidak ada di Banten,” ujar Karimil di Serang, Kamis (31/1).

Karimil memaparkan, dari 30 perusahaan berkategori merah tersebut, sebanyak 7 di antaranya adalah  RS. Ketujuh RS tersebut antara lain RSUD Berkah Pandeglang, RSUD dr. Adjidarmo Lebak, RS Krakatau Medika Kota Cilegon, RSUD Cilegon, RS Mayapada Tangerang, RS Qodr Islamic Village Tangerang, dan RSUD Kabupaten Serang.

“Kami akan memanggil perusahaan yang berkategori merah tersebut. Berdasarkan rencana, sekitar Februari 2013, kami akan memanggil perusahaan-perusahaan termasuk pengelola RS yang berkategori merah tersebut. Kami akan melibatkan BLHD kabupaten/kota,” ujarnya. 
 
Karimil mengaku, ketujuh RS yang dikategorikan merah tersebut  lebih disebabkan faktor pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) kurang memadai. Kendala yang dialami RS pada umumnya terkait persoalan sumberdaya manusia dan anggaran.

“Untuk RS, propernya seharus biru, bukan merah. Kami berharap tahun ini proper 7 RS yang ada bisa ditingkatkan menjadi biru,” jelasnya.

Sementara itu, staf BLHD Banten Anton Hariyono, menjelaskan berdasarkan data BLHD, sembilan perusahaan yang berkategori hijau itu adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper (Pabrik kertas) di Kota Tangerang Selatan, PT Blue Scope Steel Indonesia (pelapisan logam) di Kota Cilegon, PT Bayer Material Sciene Indonesia (Petrokimia) di Kota Cilegon, PT Chandra Asri Petrochemical (Petrokimia) di Kota Cilegon, PT Nippon Shokubai Indonesia (Petrokimia) di Kota Cilegon, PT Adis Dinension Footwer (sepatu) di Kabupaten Tangerang, PT Pratama Abadi Industri (sepatu) di Kota Tangsel, PT Pertamina Reg II Terminal BBM Tanjung Gerem di Kota Cilegon, dan PT Indonesia Toray Synthetics (Tekstil) di Kota Tangerang. Sedangkan puluhan perusahaan yang masuk dalam kategori biru di antaranya, PT Sumber Graha Sejahtera (Kayu Lapis) di Kabupaten Tangerang, PT Charoen Pokhpand Indonesia (pengolahan daging) di Balaraja, Kabupaten Tangerang; PT Indofof Fritolay Makmur di Kota Tangerang.

Sedangkan dari 30 perusahaan berkategori Merah di antaranya, PT Mitsubishi Chemical Indonesia di Kota Cilegon, PT Dystar Colours Indonesia di Kota Cilegon, dan PT Seamles Pipe Indoensia Jaya di Kota  Cilegon. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»