Timnas U-23 Akan Dipertahankan untuk Event-event Berikutnya
Selasa, 22 November 2011 | 15:59
Bernhard Limbong [google] [JAKARTA] Meski
hanya berhasil meraih runner-up dan medali perak SEA Games XXVI/2011, pengurus
PSSI menggelar acara selamatan bagi Timnas U-23 di Gedung Jenggala yang selama
ini dikenal sebagai markas pengusaha Arifin Panigoro pada Selasa malam.
"Nanti malam akan dilakukan acara selamatan di Gedung Jenggala. Kepada
para pemain juga akan diserahkan bonus meskipun hanya berhasil meraih medali
perak," ujar Penanggungjawab Timnas, Bernhard Limbong kepada wartawan di
Jakarta, Selasa (22/11).
Limbong mengatakan, PSSI tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada
skuad asuhan Rahmad Darmawan, bahwa para pemain Timnas sudah berjuang maksimal
hingga tampil ke final sepakbola SEA Games XXVI.
Menurutnya, secara emplisit memang Timnas gagal mencapai targetnya meraih
medali emas (juara) SEA Games setelah dikalahkan Malaysia melalui adu penalti,
namun secara keseluruhan keberhasilan masuk final adalah suatu keberhasilan
yang patut dihargai setelah selama 20 tahun sejak 1997 Timnas kembali mencapai
final.
"Saya bertanggungjawab dengan kegagalan Timnas menjadi juara, Kami mohon
maaf kepada masyarakat, dan ini mungkin hanya faktor keberuntungan yang belum
berpihak kepada kita," ujarnya.
Pada kesempatan itu Limbong menyatakan para pemain akan menerima bonus khusus
dari PSSI, tetapi ia tak mau menyebutkan jumlah total.
"Soal berapa jumlahnya 'off the record'. Tapi kita akan mempertimbangkan
acuan bonus dari pemerintah yang katanya memberikan bonus Rp100 juta untuk
peraih perak, dan Rp200 juta untuk peraih medali emas. Ya tentu kita akan
mengacu kesana," ujarnya.
Mengenai pemain yang berhak mendapatkan bonus, Limbong menyatakan semuanya akan
diatur dan diserahkan kepada ofisial Timnas U-23.
Sesuai ketetapan semula, PSSI tidak membubarkan 27 pemain U-23 meski yang
tampil ke SEA Games adalah 20 orang sesuai ketentuan dari INASOC.
"Semuanya kami serahkan kepada manajemen tim. Timnas U-23 juga akan
dipertahankan untuk menghadapi event-event berikutnya. Yang pasti nanti malam
akan diadakan acara selamatan di Jenggala," ujarnya.
Sesuai catatan, penyelenggaraan acara selamatan pernah dilakukan oleh
kepengurusan PSSI sebelumnya ketika Timnas mencapai final Turnamen Piala AFF
pada Desember 2010.
Ketika itu, berkumpulnya para pemain yang diundang ke rumah kediaman Aburizal
Bakrie menuai protes dari pihak lain karena dipandang telah mempolitisasi tim
sepakbola. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
