SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 20 Juni 2013
Pencarian Arsip

Kualifikasi Piala Asia U-22

Timnas Tak Mau Pandang Remeh Makau
Selasa, 10 Juli 2012 | 12:03

Pelatih timnas U-22 Aji Santoso [google] Pelatih timnas U-22 Aji Santoso [google]

[JAKARTA] Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 akan kembali berjuang melawan Makau U-22 dalam lanjutan pertandingan kualifikasi Grup E Piala Asia 2013 di Stadion Utama Riau, Selasa (10/7) malam. Meskipun mengalami kekalahan dalam dua laga, tim “Garuda” muda tidak boleh meremehkan lawan. Pasalnya, ketika kalah 2-3 dari Australia pada partai kedua, Makau menunjukkan permainan impresif dengan mampu mencetak dua gol ke gawang “The Socceroos”.  
“Tentu kami tidak boleh meremehkan Makau. Mereka punya sesuatu yang harus diwaspadai. Dua gol ke gawang Australia sudah jadi bukti. Dengan tidak ada kesempatan untuk lolos, mereka juga akan tampil lepas. Saya tekankan kepada pemain untuk tetap fight,” ujar pelatih Timnas U-22 Aji Santoso kepada SP, Senin (9/7).  

Aji yang disanksi FIFA tidak boleh mendampingi tim dalam empat partai ini mengatakan, anak-anak asuhnya telah diinstruksikan untuk tidak boleh terlalu asik menyerang, sehingga melupakan pertahanan. Makau, lanjut dia, memiliki serangan balik yang cukup berbahaya, dan sudah terbukti melalui proses dua gol ke gawang Australia.  

“Kami punya modal penting atas kemenangan lawan Timor Leste. Tambahan tiga poin itu bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain. Tapi, masih ada hal yang harus dibenahi,” kata Aji.  

Salah satu catatan dalam laga yang dimenangi Indonesia dengan skor 2-0 itu adalah kurangnya dukungan dari lini kedua ketika melakukan serangan. Menurut Aji, barisan gelandang kerap terlambat dalam melakukan dukungan ketika para striker melakukan tusukan dari sisi sayap, sehingga beberapa peluang terbuang dengan percuma. “Mereka juga sering salah umpan, terutama di babak pertama. Ini yang akan dibenahi,” tandasnya.  

Selain kekurangan tersebut, punggawa “Merah Putih” juga dinilai terlalu bermain terburu-buru ketika menghadapi Timor Leste. Pengamat sepakbola Bambang Nurdiansyah, ketika dihubungi SP kemarin, mengatakan para pemain Timnas U-22 terlalu bersemangat untuk dapat mencetak gol dengan cepat. Akibatnya, mereka gagal mengontrol permainan dan sering kehilangan bola.  

“Pada usia mereka, memang terlalu bersemangat mainnya. Jadi, sering hilang kontrol main. Saya yakin, jika mau main lebih sabar, kita bisa ambil poin penuh dari Makau,” ucap Bambang.  

Pemain timnas era 1980-an ini juga mengkritik penampilan yang terlalu individualistis dari Andik. Menurutnya, striker “Bajul Ijo” itu terlalu sering berlama-lama dengan bola, sehingga peluang yang sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh rekan setimnya menjadi hilang. “Andik memang bintang lapangan, tapi dari dua pertandingan, saya lihat dia terlalu individualistis. Kasih kesempatan kepada pemain lain jika memang ada peluang yang lebih bagus,” tegasnya.  

Di kubu lawan, pelatih Makau Leung Sui Wing mengakui Indonesia adalah tim yang cukup kuat. “Tetapi, kami akan berusaha bermain baik. Jika bisa menang, kenapa tidak. Permainan terbuka ataupun defensif adalah pilihan. Itu tergantung situasi di lapangan,” kata Sui Wing. [H-16]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN