SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 2 September 2014
Pencarian Arsip

Tidak Semua Orang Bisa Kunjungi Nazaruddin
Jumat, 19 Agustus 2011 | 8:13

Bibit Samad Riyanto [google] Bibit Samad Riyanto [google]

[JAKARTA] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa tidak semua orang, termasuk pejabat negara bisa mengunjungi tersangkat kasus suap pembangunan Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok tempat Nazaruddin ditahan.

Menurut Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Bibit Samad Riyanto, sesuai KUHAP, pihak-pihak yang berhak mengunjungi tersangka di tahanan adalah dokter pribadi, yang mempunyai hubungan kekeluargaan guna mendapat jaminan perlindungan hukum, sanak-keluarga untuk kepentingan kekeluargaan, dan rohaniawan.

Oleh karena itulah, lanjut Bibit, mengapa KPK tegas mengenai perkunjungan terhadap Nazaruddin. Apalagi, Nazaruddin telah membuat daftar nama siapa saja yang bisa mengunjunginya dalam tahanan.

"Kepada siapa pun juga agar tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Berikanlah contoh bahwa seorang pejabat tidak bisa semena-mena dan taat pada aturan," ungkap Bibit saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/8).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu KPK dikatakan menghalang-halangi beberapa anggota dewan dan kuasa hukum yang berniat mengunjungi Nazaruddin. Sehingga, diduga membuat beberapa orang tersebut sedikit memaksa ketika berusaha mengunjungi. Padahal, ketika itu KPK belum menerima surat penunjukan sebagai kuasa hukum secara resmi. [N-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»