Ternyata Akun Twitter PM Thailand Dibobol Orang Dalam
Selasa, 4 Oktober 2011 | 14:24
Yingluck Shinawatra [google] [BANGKOK] Pelaku yang membobol akun Twitter Perdana
Menteri (PM) Thailand Yingluck Shinawatra, ditengarai adalah salah seorang staf
yang mengetahui kata kunci untuk membuka akun itu. Demikian disampaikan Menteri
Informasi dan Komunikasi Teknologi (ICT) Anudith Nakornthap, baru-baru ini.
Surat kabar Thailand, Bangkok Post, mengutip
Nakornthap, menulis otoritas telah menemukan sejumlah petunjuk. Namun dia
menolak untuk mendiskusikan lebih lanjut, demi menghindari gangguan terhadap
penyelidikan yang tengah berjalan. Dia hanya mengatakan bisa memastikan bahwa
tersangkanya merupakan warga Thailand.
“Kami punya sejumlah petunjuk, tapi kami sebaiknya tidak
mendiskusikan itu,” ucapnya.
Dia menyebut pelaku merubah kata kunci email dan
akun Twitter Yingluck, setelah berhasil memperoleh akses. Pelanggaran
itu diancam denda sebesar 100.000 baht dan penjara hingga maksimal lima tahun,
menurut undang-undang kejahatan komputer.
Akun Twitter milik Yingluck dibobol, pada Minggu
(2/10).
Pelaku menampilkan delapan pesan yang mengkritisi pemerintah.
Kementerian ICT mengatakan serangan internet bukan sesuatu yang biasa terjadi
di Thailand. Juru bicara pemerintah Thitima Chaisang, mengatakan akun Twitter
milik Yingluck telah diblokir atas permintaan dari ICT pada manajemen Twitter.
Dia menambahkan bahwa Yingluck tidak berniat membuat akun Twitter
resmi yang baru dalam waktu dekat, tapi akan berkonsultasi dengan ICT untuk
mencari cara meningkatkan keamanan internet dan jejaring sosial. Namun dia
mengatakan bahwa insiden itu tidak serta merta menjadi kesempatan untuk
meningkatkan keamanan internet di Gedung Pemerintah.
Yingluck, Senin, mengatakan akun Twitter miliknya
bisa kembali diaktivasi setelah penyelidikan selesai. “Akan tetap diblokir
hingga kami tahu semua hal. Kami perlu melihat seberapa banyak informasi yang
dicuri,” katanya.
Dia menolak menjawab pertanyaan apakah insiden itu terkait
dengan klaim partai pendukungnya, Pheu Thai, mengenai rencana untuk
menggulingkan pemerintahannya. [AFP/B-14]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
