SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Ternyata Akun Twitter PM Thailand Dibobol Orang Dalam
Selasa, 4 Oktober 2011 | 14:24

Yingluck Shinawatra [google] Yingluck Shinawatra [google]

[BANGKOK] Pelaku yang membobol akun Twitter Perdana Menteri (PM) Thailand Yingluck Shinawatra, ditengarai adalah salah seorang staf yang mengetahui kata kunci untuk membuka akun itu. Demikian disampaikan Menteri Informasi dan Komunikasi Teknologi (ICT) Anudith Nakornthap, baru-baru ini.

Surat kabar Thailand, Bangkok Post, mengutip Nakornthap, menulis otoritas telah menemukan sejumlah petunjuk. Namun dia menolak untuk mendiskusikan lebih lanjut, demi menghindari gangguan terhadap penyelidikan yang tengah berjalan. Dia hanya mengatakan bisa memastikan bahwa tersangkanya merupakan warga Thailand.

“Kami punya sejumlah petunjuk, tapi kami sebaiknya tidak mendiskusikan itu,” ucapnya.

Dia menyebut pelaku merubah kata kunci email dan akun Twitter Yingluck, setelah berhasil memperoleh akses. Pelanggaran itu diancam denda sebesar 100.000 baht dan penjara hingga maksimal lima tahun, menurut undang-undang kejahatan komputer. Akun Twitter milik Yingluck dibobol, pada Minggu (2/10).

Pelaku menampilkan delapan pesan yang mengkritisi pemerintah. Kementerian ICT mengatakan serangan internet bukan sesuatu yang biasa terjadi di Thailand. Juru bicara pemerintah Thitima Chaisang, mengatakan akun Twitter milik Yingluck telah diblokir atas permintaan dari ICT pada manajemen Twitter.

Dia menambahkan bahwa Yingluck tidak berniat membuat akun Twitter resmi yang baru dalam waktu dekat, tapi akan berkonsultasi dengan ICT untuk mencari cara meningkatkan keamanan internet dan jejaring sosial. Namun dia mengatakan bahwa insiden itu tidak serta merta menjadi kesempatan untuk meningkatkan keamanan internet di Gedung Pemerintah.

Yingluck, Senin, mengatakan akun Twitter miliknya bisa kembali diaktivasi setelah penyelidikan selesai. “Akan tetap diblokir hingga kami tahu semua hal. Kami perlu melihat seberapa banyak informasi yang dicuri,” katanya.

Dia menolak menjawab pertanyaan apakah insiden itu terkait dengan klaim partai pendukungnya, Pheu Thai, mengenai rencana untuk menggulingkan pemerintahannya. [AFP/B-14]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN