Taruna Merah Putih Siap Merahkan Bali pada 2014
Selasa, 16 Oktober 2012 | 8:04
Kesenian Bali yakni “Tari Kecak” meriahkan acara pelantikan DPD dan DPC Taruna Merah Putih se-Bali ini digelar di Balai Budaya, Bali yang dilakukan Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait. [SP/Nyoman Mardika] [DENPASAR] Taruna Merah Putih (TMP), sayap Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDI-P), siap memerahkan Bali pada Pemilu 2014.
Kesiapan itu disampaikan para pengurus TMP saat dilantik oleh Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih,
Maruarar Sirait di Denpasar, Senin (15/10).
Acara pelantikan dilakukan bersamaan dengan akan digelarnya
pemilihan kepala daerah yakni Pemilihan Bupati (Pilbup) Gianyar bulan November
mendatang dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali yang berlangsung 2013 mendatang.
Acara pelantikan DPD dan DPC Taruna Merah Putih se-Bali ini digelar di Balai
Budaya, Bali, dihadiri para petinggi
partai moncong putih di Bali, antara lain calon gubernur Bali yang dipersiapkan
PDI-P dan sekarang tengah menjabat Wakil Gubernur Bali Anak Agung Ngurah
Puspayoga.
Hadir juga Ketua DPRD Bali yang juga Ketua DPD PDI-Perjuangan
Bali Anak Agung Oka Ratmadi serta dua anggota DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya dan I Made Urip.
Maruarar mengatakan bahwa Taruna Merah Putih akan langsung malaksanakan
rekomendasi rakernas dengan menjaring pemilih, khususnya dari kelompok muda.
Suara kelompok muda ini sangat signifikan dalam Pemilu 2014, sebab bila
berdasarkan pada UU Kepemudaan yang menyebutkan kategori muda ada di bawah usia
30 tahun, maka jumlah pemilih segmen ini bisa mencapai 40-42 persen.
"Semua partai pasti menggarap segmen pemuda. Dan PDI Perjuangan menggarap
segmen pemuda bukan hanya saat kampanye, tapi dilakukan jauh-jauh hari secara
sistematis," kata Maruarar Sirait, yang juga salah satu Ketua DPP PDI
Perjuangan.
Tentu saja, dalam bekerja dan membuat program untuk kalangan muda, lanjut
Maruarar, Taruna Merah Putih bersandar pada data yang objektif yang diperoleh
dari berbagai lembaga survei. Berdasarkan hasil survei itulah terlihat jelas
peta kebutuhan dan selera kaum muda. Di antara selera dan kebutuhan kaum muda
yang paling menonjol adalah bidang olahraga dan kesenian.
"Ke depan kita akan buat pekan olahraga tingkat nasional," jelas
Maruarar, sambil mengatakan bahwa tata kelola Taruna Merah Putih, selain
berbasis pada kebutuhan dan selera kaum muda, juga berdasarkan pada manejemen
yang baik dan terukur.
Terkait dengan Bali, Maruarar mengatakan bahwa Bali merupakan basis massa PDI
Perjuangan. Di Bali, posisi PDI Perjuangan adalah sebagai partai pemerintah.
Karena itu, Taruna Merah Putih di Bali harus bekerja sama dan sinergi dengan
pemerintah untuk membuat program yang pro-rakyat seperti membuka lapangan
pekerjaan, mengurangi pengangguran dan juga dalam hal pelayanan kesehatan bagi
rakyat.
Sementara itu, Ketua DPD Taruna Merah Putih, Sang Nyoman Sedana Arta, bertekad
akan menggalang dan menjaring pemilih pemuda di Bali untuk memilih PDI
Perjuangan sebagai wadah dalam menyalurkan aspirasi.
DPD Taruna Merah Putih Bali juga akan mensolidkan kekuatan,
bukan hanya dalam berbagai Pilkada di Bali melainkan juga Pemilu dan Pilpres
2014.
Sedana Arta, yang juga Wakil Bupati Bangli mengatakan, program prioritas yang
akan digulirkan di Bali bagi kalangan muda adalah bidang kesenian dan budaya.
Arta pun yakin kekuatan PDI Perjuangan di Bali, khususnya melalui sayap Taruna
Merah Putih, akan semakin besar dan kompak.
"Apalagi masuk dalam jajaran pengurus DPD Taruna Merah Putih Bali di
antarannya, Wakil Bupati Jembrana, Wakil Bupati Tabanan, Wakil Bupati Buleleng,
Wakil Bupati Klungkung dan Wakil Walikota Denpasar," tegasnya. [137]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Wah...Ternyata 10% Pengguna Facebook Bukan Manusia?
Sekuel Star Trek Puncaki Box Office
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Joe Taslim Raih Adegan Mahal di Fast and Furious 6
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pemprov DKI Jakarta Harus Beri Sanksi 16 RS Mundur Dari Program KJS
