Tak Laporkan Harta Kekayaan, Ada Direktur BUMN Bakal Dipecat Dahlan
Selasa, 19 Juni 2012 | 16:54
Dahlan Iskan. [google] [JAKARTA] Menteri Negara (Menneg) Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku akan mengganti salah satu direktur
yang memegang salah satu BUMN logistik. Sebab, tidak juga menyerahkan
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) padahal sudah
diperingatkan dua kali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Langsung kita ganti saja," kata Dahlan Iskan usai rapat dengan Direktur LHKPN di kantor KPK, Jakarta, Selasa (19/6).
Menurut Dahlan, keputusan mengganti karena yang bersangkutan menolak
menyerahkan LHKPN. Dan secara terang-terangan menolak menyerahkan
laporan harta kekayaan yang dimilikinya.
"Dia bilang memang tidak mau. Dia bilang jika diminta mengirim laporan
harta kekayaan, maka dia lebih baik mengundurkan diri. Tetapi, sampai
hari ini tidak mundur dari jabatannya," ujar Dahlan.
Hanya saja, Dahlan enggan menyebutkan indentitas dari Direktur BUMN
tersebut dengan alasan belum melihat laporan dari KPK. Namun, mantan
Dirut PLN ini menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan berasal dari
Badan Urusan Logistik (Bulog).
"Yang bersangkutan menjabat sebagai direktur semenjak saya belum menjadi
Menneg BUMN," jawab Dahlan ketika ditanya mengenai identitas direktur
BUMN yang akan diganti tersebut.
Lebih lanjut, Dahlan mengatakan untuk menyikapi laporan KPK tersebut,
kedepannya jika ada Direktur BUMN yang tidak bersedia melaporkan harta
kekayaannya maka akan langsung diganti. (N-8)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
