Tahu Banyak Hal, Yulianis Akan Disembunyikan di Singapura
Kamis, 26 Januari 2012 | 7:37
Yulianis. [google] [JAKARTA] Mantan Direktur Keuangan PT Permai Grup, Yulianis
mengaku sempat akan disembunyikan di Singapura oleh mantan bosnya yang juga terdakwa
kasus suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin. Sebab, dianggap mengetahui banyak
hal terkait aliran dana perusahaan.
"Saya mau disembunyikan di Singapura. Kira-kira kenapa, pasti karena saya
tahu banyak semuanya. Terlalu banyak yang saya tahu," kata Yulianis usai
bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (25/1).
Yulianis menjelaskan bahwa melalui Blackberry Messanger (BBM), Nazaruddin memerintahkannya membuat paspor dan Kartu Tanda Penduduk(KTP) palsu.
Dengan maksud, supaya dia pergi ke Singapura.
Menurut Yulianis, perintah itu disampaikan Nazaruddin karena dia mengatakan kepada Nazaruddin bahwa waktu bulan Mei 2011 namanya sudah ada dalam
daftar cegah Ditjen Imigrasi. Sehingga, menolak permintaan untuk ke Singapura.
Seperti diketahui, Yulianis adalah mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup
yang mengetahui banyak hal perihal aliran dana perusahaan. Termasuk, mengetahui
mengenai jual-beli proyek di Kementerian-Kementerian.
Nazaruddin sendiri tercatat pergi ke Singapura sehari sebelum resmi dicegah
oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) pada 23 Mei 2011.
Di mana, surat permohonan cegah diterima oleh Ditjen Imigrasi dari KPK pada
tanggal 24 Mei 2011.
Kemudian, pada tanggal 30 Juni 2011, KPK resmi menetapkan Nazaruddin sebagai
tersangka kasus suap kepada Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga
(Sesmenpora), Wafid Muharam. (N-8)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Obama Setujui Peraturan Pesawat Nirawak
Inilah 45 Perempuan Penerima Duit Fathanah
