Surat Duka Keluarga Ade Arisanti, Korban Pesawat Sukhoi
Kamis, 17 Mei 2012 | 15:39
Foto Ade Arisanti [Dok Keluarga]
[JAKARTA] Redaksi Portal SP menerima surat duka dari
Bapak Yan Rianto, yang memiliki adik bernama Ade Arisanti salah satu korban
pesawat Sukhoi Superjet-100 yang jatuh di kawasan Gunung Salak. Pihak keluarga
sama sekali tak menduga keberadaan Ade sebagai penumpang joy flight, dan
berharap Tim SAR dan pihak Kepolisian dapat segera mengidentifikasi korban. Berikut
isi surat duka tersebut.
Mungkin tulisan ini bermanfaat bagi sanak saudara
dan kerabat yang mengenal ADE ARISANTI
adik kami tercinta, sebagai salah satu korban
jatuhnya pesawat SUKHOI Super Jet 100 ;
Paska terjadinya peristiwa jatuhnya pesawat sukhoi
superjet 100,
baru kami sadari ternyata adik kami tercinta terekam
sesaat sebelum naik pesawat SUKHOI itu.
Ciri bentuk tubuhnya sangat kental dalam ingatan kami,
terbesit ketika ada sosok wanita yang menggunakan rok
coklat bermotif dengan kemeja warna krem
tampil dalam video “suasana joy flight di dalam pesawat
sukhoi jet 100 sebelum terjatuh” dengan durasi 5 detik.
Setelah kami konfirmasi ke anggota keluarga yang lain,
adik kami memang menggunakan baju itu hari rabu itu.
Jadi sosok itu benar adik kandung kami, dia ADE
ARISANTI staff SKY AVIATION yang ikut menjadi korban jatuhnya
pesawat Sukhoi Superjet 100.
Sore disaat kejadian tanggal 9 Mei 2012 lalu, telepon di
rumah kami berdering dari salah seorang kerabat dekat adik kami
yang memberitahu adanya berita tentang hilangnya pesawat
Sukhoi superjet 100 yang beredar di internet,
herannya adik kami sulit dihubungi.
Rasa penasaran itu membuat kami menghubungi tempat kerja
Ade.
Staff kantor yang menerima telpon saat itu tidak banyak
memberikan informasi,
hanya dia menyampaikan nanti ada perwakilan kantor yang
akan menghubungi keluarga.
Rasa heran dan panik di keluarga kami menjadi sangat
luar biasa..
dan benar tidak lama kemudian, perwakilan kantor ADE
memberitahukan bahwa ADE berada dalam pesawat Sukhoi itu.
Kaget sekali kami mendengar berita itu,
karena ADE sama sekali tidak ada rencana untuk terbang
dengan pesawat sukhoi itu.
Bahkan saat makan siang atau satu jam menjelang
keberangkatan,
ade masih sempat telepon dengan suaminya,
tetapi dia tidak memberitahukan akan ikut dalam
penerbangan joy flight yang kedua itu.
Malang memang tidak bisa dielakkan,
ADE ikut dalam penerbangan itu secara spontan..
Di dalam rekaman video itu, terlihat ade masuk ke
pesawat itu agak terlambat (bagian akhir)
Rekaman ini akhirnya kami jadikan sebagai bahan
identifikasi,
kondisi pakaian yang dikenakan oleh korban saat sebelum
kecelakaan
yang kami antar ke divisi ANTE MORTEM rumah Sakit Polri
Kramat Jati hari rabu, tanggal 16 Mei 2012 ini.
Berharap team evakuasi dan identifikasi dapat lebih
mudah menemukan adik kami.
Kami berharap yang terbaik untuk adik tercinta kami, ADE
ARISANTI
Yan Rianto
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Diminta Pertanggungjawabkan Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Spider-Man Kembali ke Layar Lebar di 2016 dan 2018
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
