SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

Sulit Identifikasi Korban Sukhoi dengan Sidik Jari
Jumat, 11 Mei 2012 | 16:37

Identifikasi sidik jari korban [google] Identifikasi sidik jari korban [google]

[JAKARTA] Direktur Eksekutif Komite Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia Kombes Pol Anton Castilani mengatakan upaya melakukan identifikasi jasad korban pesawat Sukhoi Super Jet 100 akan susah jika menggunakan sidik jari korban.

"Ada 10 kantong jenazah yang di lokasi saat ini, kondisi jenazah belum diketahui. Tapi sepertinya akan susah identifikasi menggunakan sidik jari," kata Anton di Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Jumat.

10 kantong mayat yang ada di lokasi belum tentu isinya 10 jenazah.

"Saat ini DNA keluarga korban yang ada di DVI baru 29 orang," katanya.

Hal yang senada dikatakan Kepala Basarnas Daryatmo bahwa saat korban kecelakaan pesawat Sukhoi Supet Jet 100 di Gunung Salak Bogor pada hari Rabu (9/5) belum diketahui identitasnya.

"Untuk sementara waktu para korban akan kita dimasukkan kantong jenazah. Sekarang jenazahnya belum diangkat ke helipad di Cijeruk, masih di lokasi," kata Daryatmo.

Evakuasi para korban akan dilaksanakan secara maksimal oleh Basarnas, TNI AU, TNI AD, TNI AL, Polri dan masyarakat, katanya.[Ant/L-9]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN